Sembilan Siswa SMKN 1 Siantar Kesurupan

Salah seorang pelajar yang kesurupan dan sedang mendapatkan perawartan dari para guru.
Suyadi/MetroSiantar
Salah seorang pelajar yang kesurupan dan sedang mendapatkan perawartan dari para guru.

MetroSiantar.com--Sembilan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Siantar,  Jalan Sangnawaluh Km 3,5,  Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Senin (13/11) sekira pukul 10.00 WIB, tiba-tiba mengalami kesurupun.

Pelajar Kelas XII MM3 ini yakni Rizky Sirait (17), Rohma Damanik (17), Rindi Mustika (17), Fatma Pratiwi (17), Fatiha Aulia (17), Putri Andieni (17), Ratih Sartika Dewi (17),  Angelina Naibaho (17), dan Linda Permata Sari (17), secara bergantian tiba-tiba meraung-ruang dan menjerit kesurupan yang membuat teman-temanya dan guru-guru terkejut.

Awalnya pada saat jam istirahat sekira pukul 10.00 WIB, salah seorang pelajar bernama Rindi Mustika menjerit histeris dan hal sama juga terjadi terhadap delapan pelajar lainnya. Para guru dan pelajar lainnya pun berusaha memberikan pertolongan terhadap kesembilan korban kesurupan tersebut.

Guru agama Islam SMKN 1 yakni J Tanjung dan Asmawati, membacakan ayat-ayat suci Alquran untuk menenangkan para siswa yang kesurupan. Satu persatu pelajar yang kesurupan akhirnya perlahan pulih dan tersadar kembali. Setelah tersadar, para guru yang lainpun memberikan bantuan penguatan mental kepada para pelajar yang sudah siuman.

Sementara itu, saat terjadinya peristiwa kesurupan tersebut, para guru yang lain juga menghubungi orang tua para pelajar. Setibanya para orang tua pelajar yang mengalami kerasukkan tersebut, membawa anaknya pulang ke rumah, sementara pelajar yang tidak dijemput oleh orang tuanya, diantarkan pulang oleh pelajar lainnya.

Akhirnya, sekira pukul 11.00 WIB, setelah pelajar yang kerasukkan sudah tersadar, pihak sekolah mengambil kebijakan untuk koordinasi dengan UPTD Pendidikan Kecamatan Siantar. Hasilnya, pihak sekolah pun diperkenankan untuk memulangkan semua pelajar, guna untuk menetralisir situasi agar jangan berkembang terhadap pelajar yang lain.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba SH membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini para pelajar yang kesurupan sudah tersadar dan sudah dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing, katanya. (adi/esa/ms)