Warga Dalig Raya Kesal dengan Sikap Lurah Soal Pengusulan Bantuan Bedah Rumah

SondiSipayung/MetroSiantar
Personel Polsek Raya, Lurah dan beberapa warga Dalig Raya saat berdiskusi di kantor Lurah Dalig Raya

MetroSiantar.com-Masyarakat Sirpang Dalig Raya kesal dengan sikap dari lurah Dalig Raya. Hal tersebut diutarakan oleh Jhones Girsang di kantor lurah Dalig Raya, Senin (11/12) didampingi beberapa warga sekitar.

Dikatakan Jhones, sikap pelayanan yang kurang baik diperlihatkan oleh Lurah Dalig Raya terkait pengusulan bedah rumah. Dimana atas perintah lurah, Kepling Sirpang Dalig Raya Sahat Damanik telah melakukan pendataan terhadap rumah warga untuk diusulkan ke Kementerian PU PR melalui Dinas Sosial kabupaten dan provinsi untuk mendapatkan program bedah rumah.

Namun saat usulan tersebut di berikan oleh Jhones Girsang dari Kepling kepada lurah, lurah mengatakan pengusulan itu terlalu banyak.

” Tujuh saja diusulkan dari lingkungan satul,” ucap lurah kepada Jhones.

Jawaban itu pun membuat Jhones kesal, sebab mantan ketua LPM Kelurahan Dalig Raya mengatakan jika dicoret, masyarakat yang telah di data itu pasti kecewa. Tentu sikap tersebut tidak lah baik karena pemerintah kelurahan tersebut hanya mengusulkan. Masalah realisasinya itu kan tergantung kementerian PU PR.

Untuk mencegah hal yang tidak di inginkan, personel Polsek Raya pun tiba di Kantor Lurah Dalig Raya. Kanit Provost Polsek Raya, Aiptu. Serdo Purba mengatakan agar setiap masalah dirembukkan bersama tanpa emosi.

Ia juga berpesan kepada pemerintah kelurahan agar merembukkan kembali terkait pengusulan bedah rumah tersebut. Namun jika masih sebatas pengusulan, tidak apa apalah diusulkan banyak-banyak. Karena masih dilakukan seleksi oleh pemerintah pusat.

Sementara itu Lurah Dalig Raya Sahat Saragih mengatakan, sat ini ada 36 usulan yang diterima. Namun ada daerah yang menjadi prioritas yakni lingkungan Dalig Raya dan Tumbukan Dalig. Tidak mungkin semua di Sirpang Dalig Raya ini. Namun sebelumnya warga kelurahan Dalig Raya juga telah mendapatkan program bedah rumah sebanyak 21 unit.

“Rencananya untuk tahun depan kita akan coba ajukan permohonan sebanyak 70 unit,” ucap lurah. (son/syaf/ms)