Belum Gajian, Guru Honor SMA-SMK Mengadu ke DPRSU

Guru-honorer-K2
Demo guru honorer

MetroSiantar.com-FHI SMA-SMK Kota Pematangsiantar mengadukan nasibnya kepada anggota DPRD Sumatera Utara Komisi B.

FHI memohon perhatian yang serius dan berkelanjutan terhadap guru honor SMA-SMK se Sumatera Utara khususnya FHI SMA-SMK Pematangsiantar.

Rombongan FHI Kota Siantar ini telah diterima Ketua Komisi B DPRD-SU Ir Zahir dari (P-DIP) didampingi Sekretaris Komisi Ahmad Harahap dari PPP, Anggota Komisi Iskandar dari Golkar, Darmawansyah Sembiring  dari P-DIP, Hafez  dari PKS dan Melizar Latif dari Partai Demokrat.

“Kita minta perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui wakil rakyat,”kata Ketua FHI SMA-SMK Kota Pematangsiantar Marjo Situmorang.

Dijelaskan Marjo, guru honor SMA-SMK Negeri di Siantar  lebih kurang 160 orang yang terdata di SMA-SMK Negeri Pematangsiantar telah ikut mencerdaskan kehidupan bangsa selama bertahun-tahun.Namun tidak mendapat perhatian yang layak dari pemerintah.

“Kami saat itu juga meminta untuk mendapat kesejahteraan seperti tunjangan kesehatan agar kami tertolong jika menghadapi masalah kesehatan yang juga melindungi istri maupun anak-anak,”katanya.

Menurut Marjo, dalam pertemuan dengan Komisi B DPRD Sumut, Ketua Komisi B Ir Zahir mengatakan anggaran untuk guru honor saja telah ditampung pada perubahan APBD Provinsi tahun 2017 sebesar Rp45 miliar.

Dan verifikasi telah dilakukan September lalu, tapi sampai saat ini tidak ada realisasi.

Pihaknya sudah mempertanyakan hal tersebut kepada pihak UPTD SMA-SMK Kota Pematangsiantar. Namun tetap tidak ada kepastian. (rel/esa/ms)