Pasar Pandan Tak Aktif, Terminal pun Sepi

erman-syahrin-lubis
Erman Syahrin Lubis

MetroSiantar.com, TAPTENG – Pasar Pandan yang tak kunjung diaktifkan dan tidak adanya aktivitas jual beli menyebabkan angkutan umum tidak seluruhnya masuk ke Terminal Pandan yang telah dibangun Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) sekitar 10 tahun lalu. Suasana di sana pun jadi sepi.

Kadishubkominfo Tapteng Erman Syahrin Lubis yang ditemui wartawan di lokasi Terminal Pandan, Selasa (10/1) mengatakan, trayek angkutan ke terminal ini sudah diaktifkan, tapi sekarang yang masuk ke terminal ini hanya angkutan trayek Tukka saja.

“Gimanalah mau masuk ke sini. Mereka (para supir angkutan) nggak ada penumpang. Tapi kalau Pasar Pandan ini sudah aktif, barulah mereka masuk karena pasti banyak penumpang,” ujar Erman.Dia sangat yakin bila pihak terkait (Disperindakop Tapteng) telah mengaktifkan Pasar Pandan, maka secara otomatis trayek angkutan umum yang ada di Tapteng akan aktif masuk ke Terminal Pandan.

“Terminal dan pasar ini kan ibarat dua sisi mata uang. Kalau hanya ada satu sisi, mana laku. Terminal dan pasar harus saling mendukung, baru bagus,” katanya.

Atas kondisi itu, ia berharap Disperindakop secepatnya mengaktifkan Pasar Pandan. “Harapan kita, secepatnya diaktifkan. Tapi kalau melihat spanduk yang dipasang Disperindakop, tanggal 15 pasar ini sudah diaktifkan. Begitulah harapan kita, karena para supir sangat mengharapkan adanya penumpang, biar jangan lebih banyak pengeluaran daripada pendapatan. Kan lumayan juga minyak habis ke sini, padahal penumpang nggak ada,” pungkasnya.

Ditambahkan, kendala lainnya yang dikeluhkan para supir adalah kondisi Jalan Abdu Rajab Simatupang yang rusak parah.
“Kendala lainnya Jalan Lingkar Abdu Rajab Simatupang itu kan masih rusak parah, makanya para supir mengeluh masuk ke sini. Persoalan ini memang harus menjadi perhatian bersama, baik PU, Bappeda, Disperindakop dan kita sendiri, baru nantinya ini semua bagus,” tandasnya. (dh/ara/ms)

loading...