TRUK DAN BUS PARIWISATA TERBALIK

Truk Colt Diesel terbalik di Paniaran, Kecamatan Siborongborong, yang sempat mengakibatkan kemacetan di Jalinsum.
Truk Colt Diesel terbalik di Paniaran, Kecamatan Siborongborong, yang sempat mengakibatkan kemacetan di Jalinsum.

MetroSiantar.com-Berturut-turut, pada Sabtu (18/3) dan Minggu (19/3), dua unit mobil besar terbalik di jalan lintas sumatera (Jalinsum) wilayah Tapanuli Utara (Taput, di Jalinsum Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, satu unit truk Colt Diesel pengangkut pasir BB 8007 LD terbalik. Sementara, di Jalinsum Peanornor-Pantis Km 01 Desa Simasom, Kecamatan Pahae Julu, satu unit bus pariwisata terbalik.

Informasi dihimpun wartawan, truk Colt Diesel melaju dari arah Tarutung menuju Siborongborong yang terbalik sempat mengakibatkan kemacetan karena truk ‘memakan’ setengah badan jalan.

“Mobil Colt Diesel yang melintas terbalik pada saat gerimis membawa pasir gunung dari arah Tarutung. Entah kelebihan muatan, mobil langsung terbalik sehingga ban mobil belakang sebelah kiri juga copot, kaca spion sebelah kiri hancur, namun korban jiwa akibat kejadian itu tidak ada. Supirnya selamat,” ujar M Hutasoit (50), warga sekitar, Minggu (19/3).

Sementara, sebelumnya Bus Pariwisata terbalik pada Sabtu (18/3) sekira pukul 20.00 WIB di Jalinsum Desa Simasom yang mengakibatkan 4 orang penumpang mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun, bus terbalik karena supir Topan Manullang tidak hati-hati mengemudikan kendaraannya.

Keempat penumpang yang mengalami luka ringan, yakni Hopli Manik (43) warga Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi yang mengalami memar pada bahu kanan dan memar pada kepala, Rukmi Urpasi (65) warga Kecamatan Berampu, mengalami bengkak pada bagian kepala kanan, luka lecet tangan kanan dan memar pada bagian bahu kanan, Imcah boru Manik (50) mengalami bengkak pada kepala dan terasa sakit pada punggungnya dan Sukitah boru Sagala (62) mengalami terkilir pada tangan sebelah kanan dan pinggangnya.

Menurut Desko Panggabran (57), saksi yang melihat langsung kejadian tersebut, penyebab mobil tersebut terbalik karena supir memaksa masuk ke jalan yang sempit dan keadaan jalan  tidak memungkinkan untuk bus besar. Lalu bus itu pun selip sehingga terbalik di pinggir jalan. Dan, saat kejadian, jalan licin karena hujan.

Kapolres Taput AKBP Dudus HD SIK melalui Kasubag Humas Aiptu Walpo Baringbing mengatakan, dari hasil olah TKP Sat Lantas Polres Taput, diduga bahwa pengemudi bus tersebut lalai dalam mengemudikan kendaraan karena memaksa masuk ke jalan yang tidak sepantasnya untuk dilalui bus besar, sehingga rodanya masuk ke beram jalan dan mengakibatkan mobil terbalik.

“Saat ini keempat korban sudah sehat karena hanya mengalami luka ringan dan hanya perawatan bidan di tempat. Sementara supir bus masih dimintai keterangan di Pos Lantas Pahae Julu,” jelas Baringbing. (as/ara/nt/ms)