Residivis Mabuk lalu Masuk ke Rumah Tetangga, Niatnya Mau Berbuat Cabul

Pencabulan-anak
Ilustrasi

MetroSiantar.com-Pria berinisial JZ (34), residivis berbagai kasus harus kembali merasakan pengapnya sel tahanan.

Kali ini, dia ditangkap usai dilaporkan ibu rumah tangga yang tak lain tetangganya. Pasalnya, dia telah mencabuli ibu empat anak tersebut.

Aksinya diawali sepulang minum tuak, Rabu (13/9) lalu, sekira pukul 04.00 dini hari WIB, dia nekat masuk ke rumah tetangganya itu.

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin menjelaskan, pelaku yang merupakan warga Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, langsung ditangkap setelah korban berinisial Re (41) itu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sibolga dua jam setelah kejadian itu.

Diterangkan, dalam laporan korban, diceritakan bahwa saat itu dia dan empat anaknya sedang tidur di kamar. Tiba-tiba, korban mendengar suara seng rumahnya berbunyi, seperti ada yang menginjak. Korban kemudian bangun dan pergi ke arah kamar mandi.

Dia memeriksa setiap sudut, mencaritahu sumber bunyi tersebut, namun tidak menemukan apapun.

Kemudian, korban kembali ke kamar dan tidur dengan anak-anaknya. Beberapa saat kemudian, korban kembali terjaga dan kaget melihat seorang pria, yakni pelaku, sedang jongkok di depan tempat tidurnya.

Sontak korban berteriak minta tolong setelah melihat pelaku yang dia kenal, yang ternyata tetangganya,” terang Sormin, Selasa (19/9).

Melihat korban menjerit, pelaku langsung membekap mulut korban dengan tangannya lalu menindih korban.

Korban berusaha melakukan perlawanan dengan menendang pelaku. Namun, pelaku terus berusaha untuk dapat menyetubuhi korban. Dia mencekik dan (maaf) meremas bagian sensitif tubuh korban.

“Korban mendorong tubuh pelaku yang membekap mulutnya,” tutur Sormin.

Tak berapa lama, salah seorang anak korban terbangun dan langsung menjerit setelah melihat ibunya ditindih oleh pelaku. Dan, pelaku pun kabur meninggalkan korban dan anaknya.

“Pelaku lari ke arah belakang rumah korban setelah anak koran menjerit minta tolong,” ungkapnya.

Setelah mendapat laporan, personel Polsek Sibolga Sambas langsung melakukan penangkapan. Kepada penyidik, pelaku mengakui perbuatannya. Diceritakan, kejadian bermula saat dia pulang dari kedai tuak.

Sewaktu melewati rumah korban, dia melihat pintu belakang terbuka. Tiba-tiba saja timbul niatnya menyetubuhi korban.

Sekira pukul 03.30 WIB, pelaku pulang minum tuak, berjalan menuju rumahnya. Dan, saat itu dia melihat pintu belakang rumah korban terbuka sehingga timbul niatnya untuk menyetubuhi korban,” kata Sormin menceritakan pengakuan pelaku.

Didorong pengaruh minuman keras, pelaku nekat masuk ke rumah korban dan berjalan menuju kamar tidur. Melihat korban sedang tertidur pulas, dia langsung membuka resleting celananya dan jongkok di samping tempat tidur korban.

Dan, setelah anak korban berteriak minta tolong, pelaku ketakutan dan bergegas kabur.

“Sebelum kabur, dia masih sempat minta maaf kepada korban. ‘Maaf ya, Kak. Maaf ya, Kak’, kata pelaku kepada korban,” jelas Sormin lagi.

Menurut catatan kepolisian, JZ sudah pernah dihukum sebanyak 3 kali. Pertama, pada tahun 2000 dengan kasus penganiayaan, lalu pada tahun 2006 atas kasus curanmor dan yang ketiga pada Tahun 2013 dengan kasus narkoba.

Pelaku pun kini ditahan di RTP Mapolres Sibolga disangkakan melanggar Pasal 285 junto pasal 53 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara. (ts/ara/newtap/ms)