22 Petarung Siantar Ikuti Kejurdasu

Ketua KONI Pematangsiantar Jayadi Sagala foto bersama dengan pembina Tarung Derajat serta altet lainnya diselah latihan persiapan Kejurda, Selasa (18/4).
PATIAR MANURUNG/Metro Siantar.
Ketua KONI Pematangsiantar Jayadi Sagala foto bersama dengan pembina Tarung Derajat serta altet lainnya diselah latihan persiapan Kejurda, Selasa (18/4).

MetroSiantar.com, SIANTAR – Pengcab Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Pematangsiantar sedang mempersiapkan atletnya untuk mengikuti Kejurdasu perebutan piahal Gubernur Sumut.

Ketua Kodrat Amir didampingi pelatih Charles Sormin dan Jhon Freddi Saragih mengatakan, para atlet yang akan diberangkatkan harus benar-benar dipersiapkan dengan matang, baik fisik maupun mental. Tentu harapannya bisa membawa pulang medali.

“Lawan berat kami hanya Kota Medan. Itu pun, karena atletnya asal Pematangsiantar,” kata Amir.

Pria yang bertugas di Rindam I/BB itu sangat yakin atlet binaannya mampu meraih minimal medali perunggu dari tiap kelas yang diikuti, karena dalam berbagai event sebelumnya yang diikuti seperti di Kabupaten Serdang Bedagei, atletnya mampu meraih juara umum.

“Beberapa atlet kita juga sudah pernah bertarung di Kejurnas dan meraih medali perak tahun 2005 atas nama Prancis Hutagalung dan medali perunggu tahun 2011 juga atas nama Prancis. Terakhir Prancis ikut di Pra PON, tapi belum beruntung,” ucapnya.

Amir yang akan ikut sebagai wasit menyebutkan, dalam Kejurdasu yang akan dilaksanakan di Medan pada 28 April-1 Mei 2017 mendatang, akan diikuti atlet binaannya sebanyak 22 petarung. Masing-masing dua grup di seni gerak, dua petarung di ranger, tujuh putra dan sembilan putri di tarung bebas.

Ketua KONI Siantar Jayadi Sagala mengajak agar pengurus Kodrat dapat bekerjasama dengan KONI sebagai induk olahraga, terutama dalam pembinaan atlet untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi, baik tingkat kota, regional dan nasional. Ia menyakini jumlah para atlet berprestasi dengan berbagai jenis olahraga dari Kota Pematangsiantar ini tidaklah sedikit. Hanya saja, dibutuhkan perhatian atau dana.

Bagi Jayadi Sagala, tugas penting dalam masa kerjanya adalah, bagaimana menghargai atau memperhatikan atlet, khususnya atlet yang memiliki prestasi. “Kami dari KONI selalu siap membantu sepanjang Pengcab dapat memenuhi segala ketentuan yang telah ditetapkan, baik bidang administrasi, data atlet, sekretariat, terutama kepengurusan Pengcab harus jelas. Walikota juga sudah setuju akan mencoba mencari orangtua angkat atau sponsor bagi para atlet dan harapan kita nama Kota Pematangsiantar bisa lebih dikenal,” tegas Jayadi.

Amir dan pengurus Kodrat lainnya menyambut baik ajakan Ketua KONI itu dan menyatakan siap bekerjasama, baik secara organisasi, terutama dalam menciptakan atlet berprestasi. (pam/pra)