Pedagang Butuh Sosialisi

Terkait Rencana Pembangunan Pasar Merek raya

RAYA - Para pedagang Pasar Merek Raya dan warga meminta Dinas Pasar dan Kebersihan melakukan sosialisasi relokasi pasar terkait rencana Pemkab Simalungun membangun Pasar Merek Raya. Kepada METRO, Senin (10/9), seorang pedagang J Purba mengatakan, dirinya sudah pernah mendengar kabar dari temannya sesama pedagang terkait rencana pemerintah membangun pasar tersebut. Namun hingga kini ia sebagai seorang pedagang belum juga diberitahu ke mana pasar pengganti akan dibangun.

“Pemerintah seharusnya melakukan sosialisasi rencana pembangunan pasar itu, dan memberitahukan ke mana pedagang dipindahkan selama proses pembangunannya, Itu penting supaya pedagang tidak bingung,” katanya. Sementara Ketua Komisi III Johalim Purba mengatakan, kegiatan sosialisasi untuk memberitahukan program pemerintah wajib hukumnya. Menurutnya, sosialisasi penting untuk membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Terkadang muncul protes dari masyarakat terkait rencana program pemerintah, hal ini terjadi karena tidak adanya sosialisasi, jadi sudah sewajarnya dilakukan sosialisasi pembangunan pasar Merek Raya tersebut. Jika ada yang keluhan dari pedagang selama proses pembangunannya, bisa dicarikan solusi yang tepat. Kami dari dari Komisi III merekomendasikan Dinas Pasar maupun pihak kecamatan Raya, untuk segera melakukan sosialisasi,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembangunan Tarukim Benny Saragih memgatakan bahwa Pemkab Simalungun pada Tahun 2012 ini  akan membangun Pasar Merek Raya dengan biaya 1,5 Miliar. “Saat ini berlangsung proses tender, begitu selesai tender, rekanan yang menang akan langsung melakukan pembongkaran pasar lama dan memulai proses pembangunannya sesuai kontrak. Untuk relokasi pasar sementara, bukan dinas kami yang mengurusnya,” katanya. Sementara Kepala Dinas Pasar Jonni Kardos Saragih, belum berhasil ditemui. (Hot/hez)

Komentar