USI Bangun Kerjasama Dengan ITB Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Kompeten

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Prof.Ir. Ade Sjafruddin, M.Sc.,Ph.D mewakili Rektor ITB saling tukar dokumen dengan Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang.
Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Prof.Ir. Ade Sjafruddin, M.Sc.,Ph.D mewakili Rektor ITB saling tukar dokumen dengan Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang.

MetroSiantar.com-Universitas Simalungun (USI) membangun kerjasama dengan institusi pendidikan ternama Institut Teknologi Bandung (ITB). Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang membangun kerjasama dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA. Kedua Rektor tersebut menandatangani nota kesepahaman, Rabu 19 Juli 2017 lalu. Nota kesepahaman itu berlaku untuk jangka waktu 5 tahun.

Dalam kesepakatan itu ada beberapa poin yang ditetapkan dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pertama, pembinaan USI dilakukan ITB. Kedua, pengembangan program studi dan akademik. Ketiga, penelitian, pengabdian masyarakat dan kemahasiswaan. Keempat, pengembangan kompetisi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Kelima, membina hubungan kelembagaan dalam upaya penguatan tata kelola perguruan tinggi (good university govermance). Keenam, pengembangan perpustakaan dan pengembangan sistem komputasi dan laboratorium.

Dijelaskan Marihot, adanya kerjasama ini tentu memberikan perubahan bagi Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun atau beberapa daerah lainnya secara tidak langsung. Dengan lahirnya mahasiswa yang kompetitif lewat pembekalan yang didapatkan dari Kampus USI, maka dengan sendirinya akan menciptakan lowongan kerja.

“Kita ingin generasi muda dari daerah ini semakin banyak yang berinovasi menciptakan dunia kerja yang baru. Dan saya sangat yakin itu dapat terealisasi jika didukung dengan Kampus yang inovatif menghasilkan mahasiswa yang terlatih dan terdidik,” kata Marihot Manullang, Rabu (18/10).

Salah satu yang penting dari kerjasama ini adalah bagian untuk meningkatkan akademis dosen untuk dapat mengelola sistem pembelajaran. Dimana secara periodik pihak dari ITB akan turun untuk mengevaluasi sistem belajar yang telah diterapkan di USI sehingga pencapaian yang  diharapkan benar-benar mampu menjadikan USI sebagai kampus bertaraf nasional dan internasional.

“Kita bangga jika berhasil melahirkan anak-anak muda yang diakuai di tingkat nasional dan internasional dan itulah tugas kita sebagai perguruan tinggi,” terangnya.

Dosen-dosen muda yang ada di USI juga sudah diwajibkan untuk dosen magang di ITB guna mendapatkan model atau pola mengajar. Ilmu yang ditransfer dari dosen ITB kepada dosen USI dengan sendirinya mengubah pola kerja di USI.

“Sebelum mengadakan kerjasama ini, USI juga sudah memberangkatkan dosen-dosen muda dari Fakultas Pertanian untuk magang mengajar di ITB. Tujuannya untuk meningkatkan kualiatas dan di sana mereka juga akan mendapatkan ilmu baru lewat pelatihan-pelatihan peningkatan skil,” ucapnya.(pam/esa/ms)