26 Oktober, Pasca Sarjana USI Wisuda 63 Mahasiswa

pasca
Mahasiswa Pasca Sarjana USI yang akan mengikuti wisuda.

MetroSiantar.com-Pascasarjana Universitas Simalungun, tanggal 26 Oktober ini akan mewisuda sebanyak 63 orang lulusannya. Beberapa tahun ini proses wisuda dilaksanakan dua kali dalam satu tahun dan rata-rata lulusan S2 USI  berlatarbelakang dari berbagai profesi. Hal itu disampaikan Direktur Pascasarjana USI, Dr Robert Siregar, Minggu (22/10).

Mengingat semakin tingginya minat masyarakat untuk menuntut ilmu melalui jenjang pendidikan formal yang dilahirkan dari berbagai tuntutan profesi, maka USI kembali membenahi diri yaitu dengan cara melahirkan Program Studi Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota (M.Si), Ilmu Manajemen (MSM) dan Ilmu Hukum (MH).

“Jadi saat ini USI sudah memiliki tiga Program Studi Magister (S2),” katanya.

Keberadaan ketiga program studi tersebut diharapkan dapat memenuhi sebahagian kebutuhan untuk strata dua di wilayah regional Barat Provinsi Sumatera Utara. Pengayakan serta penajaman akademik terus ditingkatkan dalam menghasilkan alumni yang berkompetensi dengan melakukan mekanisme standar normatif tahapan memperoleh magister, seperti proses pembelajaran, pengabdian dan penelitian serta penambahan wawasan setiap lulusan dengan proses study banding dalam dan luar negeri.

Menurut Robert Siregar, Civitas USI terus berusaha memberikan hal terbaik kepada masyarakat luas. Dan sejak berdirinya Program Pascasarjan USI mulai tahun akademik 2008/2009 dengan Surat Keputusan Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia dengan Nomor 2207/D/T/2008 tanggal 15 Juli 2008 yang lalu, Civitas USI yakin bahwa USI akan mampu menjadi Perguruan Tinggi (PT) yang unggul di Sumatera Utara bahkan di tingkat Nasional sama seperti PT lainnya yang ada di kota lainnya. Saat USI sendiri sudah Akreditasi BAN-PT dengan hasil yang baik.

“Tidak muluk-muluk USI mempunyai impian itu. Kenapa? Karena USI terus berbenah. Salah satunya adalah baru-baru ini Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang membangun kerjasama dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA. Kedua Rektor tersebut menandatangani nota kesepahaman, Rabu 19 Juli 2017. Nota kesepahaman itu berlaku untuk jangka waktu 5 tahun,” jelasnya.

Disamping itu, Pascasarjana USI telah membangun kerjasama dengan universitas dari beberapa negara  seperti  Malaysia dan Thailand dalam bentuk study banding dalam meningkatkan pemahaman tentang implementasi perencanaan. Ini merupakan cara demi melengkapi pengalaman implementasi teori-teori pendidikan di lembaga-lembaga praktisi, maka para mahasiswa juga merasakan comparsi dengan Negara luar dalam perancanaan sehingga dapat menambah referensi dan wawasan.

Langkah lain, Rektor USI Porf Dr Manullang memprogramkan seluruh dosen memiliki jenjang pendidikan Doktor. Dan tahun 2017 ini sekitar 6 dosen sudah lulus doktor.

“Ada juga program magang kerja ke Jepang. Dimana peserta magang adalah mahasiswa yang sudah mengikuti latihan bahasa Jepang khusus dari Fakultas Pertanian. USI berupaya tidak hanya meluluskan mahasiswa tetapi bagaimana mencetak mahasiswa yang unggul dan memiliki daya saing secara global. Saat ini USI sudah memiliki Pusat Pengembangan Karir. Tugasnya merekrut tenaga kerja untuk ditempatkan ke berbagai perusahaan,” jelasnya.(pam/ms)