Pertumbuhan Ekonomi Terus Meningkat

TAPSEL  – Pertumbuhan ekonomi Tapsel sejak tahun 2007 sampai 2011 mengalami  peningkatan. Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tapsel, terutama di bidang jasa, mengalami kenaikan 3,89 persen.

Dimana pada 2007 hanya 6,29 persen, namun pada 2011 menjadi 10,18 persen. Hal itu dipicu oleh banyaknya instansi swasta yang berdiri di wilayah tersebut. Kepala Seksi Neraca BPS Tapsel Joko Muklistiono, saat ditemui METRO, Selasa (7/5) mengatakan, peningkatan terjadi disebabkan bertambahnya investor-investor dari luar daerah.

Sesuai data BPS pusat yang di terima, peningkatan dari 2007 sampai 2011, ada 8 bidang yang mengalami peningkatan. ”Bidang yang meningkat itu antara lain, pertanian sebesar 3,66 persen menjadi 5,61 persen, pertambangan dan penggalian dari 7,75 persen menjadi 9,67 persen.

Kemudian bidang industri pengolahan, dari 1,25 persen menjadi 4,32 persen, bidang listrik gas dan air bersih 5,30 persen menjadi 6,77 persen, bidang bangunan 4,12 persen menjadi 6,61 persen, pengangkutan dan komunikasi 2,86 persen menjadi 6,40 persen. Lalu  bidang keuangan, persewaaan dan jasa perusahaan 1,18 persen  menjadi 3,86  persen, serta jasa-jasa 6,29 persen menjadi 10,18 persen,” ujarnya.

Dia menambahkan, bidang listrik, gas dan air bersih, pernah mengalami penurunan di tahun 2008 dan 2010. ”Hal ini disebabkan listrik dan air bersih Pemkab Tapsel masih bergantung pada Pemko Padangsidimpuan. Sedangkan gas, Pemkab Tapsel belum memilikinya,” jelasnya.

Tambahnya, ada satu bidang yang mengalami penurunan, yaitu bidang perdagangan, hotel dan komunikasi. Penurunan ini sangat drastis dari tahun 2007 sampai tahun 2011 yang mencapai 9,61 persen.

“Di tahun 2007 bidang perdagangan, hotel, dan komunikasi sebesar 13,15 persen. Namun besaran itu menurun menjadi 3,54 persen di tahun 2011. Itu disebabkan mahalnya harga hotel per kamar di Tapsel. Sementara bidang perdagangan masih relatif stabil, begitu juga dengan komunikasi,” ujarnya.

Survei ini di lakukan sekali dalam setahun, tepatnya di bulan Mei. Untuk tahun 2012, data dari BPS Pusat belum diterima. ”Kemungkinan data tahun 2012 sampai ke BPS Tapsel setelah kita melakukan survei di 2013,” tambah Joko. (mag-02)