Pilkada Taput 2013, Panwaslu Kesulitan Awasi Pelanggaran

TARUTUNG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tapanuli Utara mengaku kesulitan dalam mengawasi berbagai pelanggaran yang terjadi pada tahapan Pilkada Taput 2013. Contohnya, seperti penempatan baliho pasangan calon bupati dan wakil bupati yang kini bertebaran di sembarangan tempat di kawasan jalan protokol dalam kota.

Pasalnya, Panitia Pengawas Lapangan (PPL) yang sudah terbentuk hingga kini belum dilantik.
“Tidak sedikit pelanggaran yang mungkin terjadi, tetapi kita kesulitan mengawasinya lantaran PPL yang sudah direkrut belum dapat dilantik lantaran dana pelantikannya belum dikucurkan Pemkab Taput,” kata Ketua Panwaslu Taput Eduard Lumbantobing saat dihubungi METRO, Jumat (13/9) kemarin.

Meski demikian, Eduard menegaskan, dalam kondisi apapun pihaknya tetap berkomitmen melakukan pengawasan terhadap setiap pelanggaran pilkada hingga terpilihnya kepala daerah defenitif pada 2013 nanti.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, pihaknya mengajak masyarakat agar turut serta  mengawasi setiap pelanggaran yang terjadi.

Pengawasan dari masyarakat, kata dia, diperlukan untuk menjamin penyelenggaraan Pilkada Taput  2013 berjalan lancar dan berkualitas.

“Kami mengajak masyarakat berani melaporkan pelanggaran yang mungkin terjadi,” tandasnya.(cr-01/nasa)

Komentar