Polisi Kembangkan Kasus Sindikat Pencurian Ponsel

Pemilik BlackBerry Diminta Melapor

BANDAR – Polsek Perdagangan terus melakukan pengembangan sindikat pencurian ponsel tablet milik Aho (35), warga Jalan SM Raja, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar, Simalungun, Kamis (16/5). Sejauh ini, polisi mengidentifikasi pemilik ponsel Blackberry yang disita dari tangan tersangka adalah warga Medan.

Kapolsek Perdagangan AKP Aron Siahaan, kepada METRO, Kamis (16/5), mengatakan, sindikat pencurian ponsel dengan tersangka P Hutagalung (43) dan temannya E boru Nababan (40), keduanya warga Medan masih didalami.

“Ada ponsel BlackBerry kita temukan (dari tangan tersangka) dan kita kontak wanita yang jawab. Jadi masih kita kembangkan, kita minta supaya korbannya melaporkan kejadian itu untuk pengembangan. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat.

Dia menyarankan kepada pemilik ponsel itu agar membuat pengaduan ke Mapolsek Perdagangan.
Dari pengakuan kedua tersangka, usai melakukan pencurian di Medan, dua tersangka ini langsung menuju kawasan Perdagangan.

Setibanya di Perdagangan, dua tersangka sempat berkunjung ke Toko Roti France Bakery di Jalan SM Raja Perdagangan. Namun kedua tersangka tidak melakukan aksinya melainkan berpindah ke Toko Universal, milik Aho dan berhasil melarikan tablet milik korban.

Hardiansah (31), warga Lormes, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar yang menyaksikan kejadian itu, mengaku, sebelum melakukan aksinya di Toko Universal, dua tersangka keluar dari toko France Bakery. Saat itu, terlihat jalan santai tanpa membawa apapun dari toko tersebut.

Warga ini juga sempat curiga dengan hal tersebut karena mobil yang melaju di depannya perlahan-lahan mengamati setiap toko di sekelilingnya. “Waktu kejadian itu, saya ada di belakang mobil tersangka itu. Sebelumnya, saya lihat ia masuk ke toko roti hanya saja tak ada masalah.

Cuma saya heran kenapa ibu itu jalan sementara mobilnya melaju di depannya perlahan-lahan,” ujarnya.

Kemudian pemuda ini dikejutkan dengan penangkapan dua tersangka dan setelah menyaksikannya, dia ternyata mengenali kedua tersangka. Warga ini juga meminta agar polisi terus mengembangkan kasus ini agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Kita berharap agar polisi terus mengembangkan kasus ini. Kemudian, soal dua tersangka ini sebenarnya sudah banyak sekali pelaku pencurian ponsel seperti itu hanya saja jarang tertangkap,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, dua tersangka sindikat pencurian ponsel masing-masing P Hutagalung (43) dan temannya E boru Nababan (40), warga Medan diciduk petugas Polsek Perdagangan, Rabu (15/5) sekira pukul 10.00 WIB.

Kedua tersangka ini tertangkap mencuri ponsel tablet merk Apple dari toko milik Aho (35), warga Jalan SM Raja, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar. (bli/dro)

Komentar