Porkab II Kabupaten Asahan Resmi Dibuka

Bersama-sama Menuju Asahan Berprestasi.

[Edwin F S Garingging] Bupati Asahan menyerahkan piala bergilir Porkab kepada Ketua Panitia Porkab II, didampingi Ketua Umum KONI Asahan.

KISARAN – Kabupaten Asahan diproyeksikan menjadi salah satu lumbung atlet berprestasi, yang dapat unjuk gigi di kancah nasional dan internasional dalam beberapa tahun ke depan.

Harapan ini disampaikan Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, saat membuka Pekan Olah Raga Kabupaten (Porkab) II Kabupaten Asahan tahun 2013, di Lapangan Parasamya Kisaran,  Minggu (16/6).

Taufan mengatakan, sejauh ini untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Asahan sudah menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam olahraga. Ini dapat dibuktikan dengan diikutsertakannya sejumlah atlet asal Asahan dalam berbagai ajang olahraga berskala nasional. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil mengukir prestasi yang cukup membanggakan.

“Ke depannya, kita harap Asahan semakin diperhitungkan. Ini harapan kita bersama,” katanya.
Taufan juga berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Porkab II, baik itu atlet, pelatih, dan panitia agar menjunjung tinggi jiwa sportivitas dalam setiap agenda yang akan digelar. Hal ini mutlak diperlukan demi hasil akhir yang benar-benar memuaskan bagi seluruh pihak.

“Saya ingatkan, jadilah atlet-atlet profesional. Dan jangan menghalalkan segala cara, demi kepentingan sesaat. Kemenangan butuh perjuangan, tidak ada yang instan,”  tandasnya.

Senada dengan Taufan, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan Nurkarim Nehe SE MSP dalam kesempatan tersebut menegaskan kembali, bahwa prestasi olahraga dari bumi Rambate Rata Raya ini sudah menggembirakan.

Meskipun, kata dia, hal itu tidak lantas dapat dianggap cukup. Sebaliknya, Nehe mengatakan, hal tersebut harus menjadi ‘cambuk’, untuk semakin memperbaiki prestasi olahraga ke masa-masa yang akan datang.

Nehe yang merupakan mantan Ketua PWI perwakilan Kabupaten Asahan ini juga menyebutkan sejumlah prestasi membanggakan yang berhasil ditorehkan oleh insan olahraga asal Asahan, antara lain peraih medali emas cabang karate dan perunggu untuk kontingen Sumut pada PON di Pekanbaru Riau, masing-masing untuk karate dan sepakbola.

Kemudian, peraih peringkat 5 nasional pada even binaraga di Bandung, peraih juara umum Festival Marching Band Piala Kementerian Agama di Riau, dan lainnya. Selain itu, salah seorang wasit asal Asahan, Drs M Saleh Malawat, juga ditunjuk menjadi wasit berlisensi internasional oleh Federasi Olahraga Karate Asia.

“Ini membuktikan Asahan punya potensi. Jadi, marilah, kita bersama-sama berjuang agar Asahan semakin disegani, khususnya dalam bidang olahraga,” pinta Nehe, yang disambut aplaus ribuan hadirin.

Sementara itu, Anda S Rambe SH, Ketua Panitia Porkab II mengatakan, dalam even Porkab kali ini, ada delapan cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni sepakbola, bola voli, catur, karate, pencak silat, atletik, badminton, dan tenis meja.

“Delapan cabang olahraga ini akan diikuti 2.223 atlet dari 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan, dengan jumlah official 364 orang,” katanya.

Sedangkan medali yang diperebutkan, 113 emas, 113 perak, dan 193 perunggu. Sedangkan Prof DR Agung Sunarno MPd, Wakil Ketua Umum KONI Sumut, dalam sambutannya, mengapresiasi kinerja KONI Asahan yang telah menyelenggarakan Porkab.

Kegiatan ini, katanya, memiliki potensi besar untuk menjaring atlet-atlet berbakat, yang pada masanya nanti diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan bagi Sumut dan Kabupaten Asahan secara khusus.

“Kami berharap even seperti ini dapat menjadi agenda rutin. Dengan harapan, bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi daerah ini,” tukasnya.

Upacara pembukaan Porkab II Kabupaten Asahan diikuti kontingen dari 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan, serta dimeriahkan penampilan tari olahraga, marching band dari PDBI Kabupaten Asahan, SMPN 1 Tinggi Raja, SDN 4 Kisaran, serta aksi bela diri pencak silat, karate, dan taekwondo. (ing)

Komentar