Proyek Gedung Harunggguan Tak Selesai

PT Betesda Mandiri Terancam di Blacklist

[Foto: preavase]
HARUNGGUAN-Seorang pekerja malakukan tugasnya menyelesaikan pembangunan Harungguan.

SIMALUNGUN  –  Walau sudah diperpanjang hingga 50 hari, namun pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Harunggguan bernilai Rp4,3 miliar sampai saat ini masih berlangsung.  Proyek tahun anggaran 2012 ini masih sekitar 90 persen yang selesai.

Jika pemerintah tegas, perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut yakni PT Betesda Mandiri bisa di blacklist dan kontraknya harus diputus. Dalam Perpres 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/jasa Pemerintah disebutkan, rekanan tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja secara bertanggungjawab, akan dikenakan sangsi.

Hal ini dikatakan pemerihati pembangunan Siantar-Simalungun, Roni Simbolon, Senin (182) di Pamatang Raya. “Sesuai Perpres 54 tahun 2010,  kontrak pekerjaannya harus diputus, kemudian perusahaan yang mengerjakan masuk daftar hitam atau blacklist. Itu yang tertera pada peraturan,” ujar Roni.

Dikatakan, terlambatnya pengerjaan proyek bukan saja merugikan pihak perusahaan, yang harus membayar denda setiap hari, tapi juga Pemkab Simaungun dan masyarakat. Pasalnya, gedung tersebut tak kunjung bisa dimanfaatkan.

Mewakili PT Betesda Mandiri, Aswin mengaku, pihaknya tidak bisa menyelesaikan proyek tersebut dikarena kondisi cuaca yang akhir-akhir ini selalu hujan sehingga pengerjaannya terganggu. Akibatnya masa kontrak kerja tidak bisa dikejar sesuai dengan waktuanya.

Sementara itu Andreas Simamora Humas Pemkab Simalungun tidak berhasil dikonfirmasi.  Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan Gedung Harungguan berlokasi di Sondi Raya Kompleks Perkantoran Pemkab Simalungun bernilai Rp4.376.629.000, pengerjaanya dimulai 16 Juli 2012 dengan masa pengerjaan selama 150 hari.

Akan tetapi proyek yang dikerjakan PT Betesda Mandiri tidak dapat menyelesaikan sesuai dengan masa kontrak.  Akhirnya, awal tahun 2013 Pemkab Simalungun memperpanjang masa kontrak kepada pihak perusahaan dengan batas maksimal 50 hari. Namun faktanya, pada Selasa (19/2) sudah  memasuki masa 50 hari, pengerjaannya belum selesai. Bagian yang belum finishing di bagian luar, lantai keramik. (pra/mer)