Rumah Judika Kemalingan

[Foto: Rhano]
Rospita menunjukkan jendela rumah yang dirusak maling, Kamis (27/12).

SIANTAR – Rumah Judika Pasaribu (28), warga Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, kemalingan. Akibat pencurian tersebut, Judika kehilangan uang dan emas.

“Setelah mengetahui kejadian itu, saya langsung lapor polisi,” kata Judika Pasaribu, kepada METRO, Kamis (27/12) sekira pukul 14.00 WIB.

Judika menuturkan, pada Minggu (23/12), keluarganya berangkat ke Medan untuk merayakan Natal bersama keluarga dan Neneknya Aminah br Saragih (78). Setelah selesai merayakan Natal, keluarga Judika pun berencana balik ke Siantar.

Namun karena kondisi kesehatan neneknya yang sudah membaik akhirnya neneknya juga ikut balik ke Siantar. Namun setiba di rumah, keluarga Judika dikejutkan dengan kondisi jendela rumah yang sudah terbuka. Setelah memasuki rumah, Judika pun melihat kalau uang sebesar Rp2 juta, emas, dan celengan milik anaknya sudah raib digasak maling.

“Rumah ini sudah dua kali disatroni maling. Namun yang pertama karena hanya kehilangan sedikit uang saja, makanya kami tidak melaporkan. Tapi sekarang kehilangan lagi dan yang hilang cukup banyak. Pencuri tersebut masuk lewat jendela kamar,” sebut Judika, ketika ditemui di rumahnya.

Menurut Judika, emas dan jumlah uang yang hilang itu tidak dapat ditafsir karena memang Judika tidak tahu pasti seberapa banyak simpanan neneknya. Padahal neneknya juga sudah mulai pikun sehingga di kamar itu bisa saja ada uang lain yang disimpannya. Di samping itu, celengan anaknya yang rencananya akan dibongkar untuk membeli baju tahun baru juga digasak maling.

Terpisah, Rospita br Manurung (35), yang merupakan keluarga Judika mengaku sangat terkejut dengan pencurian tersebut. “Saya ini baru saja datang dari Sulawesi untuk melihat ibu ini. Saya sudah suruh agar Judika melaporkan hal ini ke polisi,”ujar Rospita yang juga istri seorang polisi yang bertugas di Sulawesi.

Salahseorang warga sekitar mengaku sempat melihat ada orang yang masuk ke rumah tersebut melalui jendela. “Mudah-mudahan saja polisi langsung dapat ungkap pelaku ini,” harap Rospita.

Kapolsek Siantar Timur AKP Altur Pasaribu membenarkan laporan kejadian tersebut dan masih dilakukan penyelidikan. “Sudah diterima laporan pencurian tersebut dan petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya. (mag-05/dro)

Komentar