Sedang Bekerja di Sawah 3 Rumah & Uang Simpanan Habis Terbakar

[Foto: Bernad L Gaol]
Petugas pemadam kebakaran Taput berusaha memadamkan Api dibantu warga setempat.

TARUTUNG – Kebakaran kembali melanda wilayah Tapanuli Utara. Kali ini tiga unit rumah semi permanen di Desa Pancurbatu I, Kecamatan Adiankoting masing-masing milik Hotman Hutapea (65), Op Rikki Hutapea (65) dan H Silalahi (65) hangus dilalap api, Senin (21/1) siang pukul 13.45 WIB, ketika pemilik rumah sedang bekerja di sawah. Bahkan, seluruh uang simpanan para korban ikut habis terbakar.

Belum diketahui penyebab kebakaran, namun kuat dugaan sumber api berasal dari dapur salah satu rumah yang terbakar. Informasi yang dihimpun, api muncul dari salah satu rumah.

Kemudian menjalar kedua rumah warga lainnya yang berada disisi kiri kanan rumah Hotman. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Tetapi kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Seluruh harta benda para korban juga ikut terbakar.

Hotman Hutapea, salah seorang korban kebakaran saat dikonfirmasi METRO menyebutkan, kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Hotman tidak mau memberi keterangan panjang lebar. Namun, dia mengakui saat kebakaran dia bersama anggota keluarga lainnya sedang berada di sawah. Kebakaran itu diketahui setelah ada yang memberitahu.

“Saat kejadian, saya dan korban lainnya sedang berada di sawah. Saya baru pulang, kebetulan rumah saya ikut terbakar,” ujar Hotman Hutapea. Dia menyebutkan, kalau semua harta benda dan seluruh uang tunai yang disimpan di rumah ikut terbakar.

“Tidak ada yang bisa kami selamatkan. Harta benda, uang tunai semua telah ludes terbakar dalam sekejap, hanya baju dibadan yang tersisa,” ujar pria berkulit sawo matang ini. Hanya saja dia tak menyebut berapa jumlah uang milik korban yang terbakar. “Pokoknya jutaan rupiah lah yang terbakar itu,” ketusnya.

Pantauan METRO, petugas pemadam kebakaran menurunkan dua unit mobil pemadam untuk memadamkan api dibantu warga setempat. Sekitar satu jam kemudian api baru bisa dipadamkan.
Minimnya sumber air di kawasan itu memaksa petugas mencari sumber air lain yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Pancur Batu I, M Hutapea menyebutkan, ketiga unit rumah yang terbakar tersebut merupakan milik keluarga Hotman Hutapea, Op Rikki Hutapea dan H Silalahi. “Tapi, sejauh ini kita belum mengetahui penyebab kebakaran,” tandasnya.

Dia mengatakan, sesaat peristiwa itu terjadi, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Taput diturunkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan dua jam kemudian atau tepat pukul 15.45 WIB.

Kasubag Humas Aipda W Baringbing saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. dia mengatakan, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. Sejauh ini, pihak polisi masih berupaya meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mengamankan sebagian bahan bangunan yang hangus terbakar sebagai barang bukti.

“Sejauh ini kita masih melakukan penyelidikan apa yang menjadi penyebab kebakaran,” pungkasnya. (cr-01)

Komentar