Siswa SMA Alwasliyah Bantu Korban Banjir

[Foto: Ishak Lubis]
Siswa SMA Alwasliyah Tanjungbalai mengumpulkan sumbangan untuk korban banjir di Tanjungbalai.

TANJUNGALAI – Para pelajar dari SMA Alwasliyah Tanjungbalai minta sumbangan dari masyarakat yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman Tanjungbalai untuk membantu korban banjir. Kepala Yayasan Alwasliyah Tanjungbalai Gustami SSos membenarkan aktivitas yang dilakukan siswanya untuk mengumpulkan sumbangan bagi korban bencana banjir yang sudah berlangsung hampir seminggu ini.

“Memang saya yang memberi izin jika para siswa mengumpulkan sumbangan bagi korban bencana banjir yang terjadi di Tanjungbalai. Sumbangan yang nantinya berhasil dikumpulkan para siswa akan disalurkan kepada para korban bencana,” katanya. Beberapa siswa yang ditemui yakni Heri (15), Agus (15), dan Edi (16) mengaku senang membantu korban bencana banjir yang terjadi di Tanjungbalai. Menurut mereka, kegiatan yang mereka lakukan semata-mata demi meringankan beban para korban banjir. Karena mereka merasa kasihan terhadap warga yang selama seminggu terakhir ini rumahnya terendam banjir.

Nurainun warga Teluk Nibung yang memberikan sumbangan mengaku diri merasa terpanggil untuk memberikan bantuan terhadap warga yang terkena musibah banjir kiriman dari Sigura Gura. Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Informasi diperoleh di lapangan, sejak dibukanya pintu pembuangan air Sigura-gura, ribuan rumah warga di Tanjungbalai terendam genangan air akibat meluapnya air Sungai Asahan yang tidak mampu menampung debit air. Ketinggian air mulai 30 cm hingga 150 cm.

Bahkan beberapa kantor pemerintahan juga ikut terendam banjir akibat meluapnya air sungai Asahan. Beberapa daerah yang sudah terendam genangan air yakni di Kecamatan Datuk Bandar dan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbala, di Desa Sei Dua, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan yang letaknya lebih dekat ke Sungai Asahan, di kawasan Kelurahan Pahang, Sijambi, Pantai Johor, Gading, Selat Tanjung Medan, dan juga Bunga Tanjung.

Heri (39) warga yang rumahnya tergenang air mengaku, setiap pintu pembuangan air Sigura-gura dibuka, secara otomatis beberapa wilayah di Tanjungbalai akan terendam banjir. Menurutnya, seharusnya masalah ini bisa diatasi pemko.

Kabag Humas Pemko Tanjungbalai Dra Darul Yana Siregar, mengatakan, Pemko Tanjungbalai sudah mendirikan Posko Penanggulangan Banjir di Pasar Traktor dan juga di Jalan Kartini Ujung sejak 3 hari yang lalu. Bahkan menurut Darul Yana, posko Kota Tanjungbalai tersebut tidak hanya menampung warga Kota Tanjungbalai juga warga Kabupaten Asahan. (ilu)

Komentar