Tarif Penggantian KTP Mencekik Leher

TANJUNGBALAI – Perda No 3 Tahun 2012 tentang tarif retribusi penggantian biaya cetak Kartu Tanda Penduduk, dan akta Catatan Sipil pada tingkat Kelurahan di Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai simpang siur. Warga yang ingin mengurus KTP maupun Kartu Keluarga masih dikenakan biaya di atas tarif yang ditentukan.

Untuk kepengurusan KTP, tarifnya sebesar Rp 35 ribu dan sedangkan untuk biaya kepengurusan Kartu Keluarga (KK) sebesar Rp 5 ribu. Saat dikonfirmasi eprihal adanya pengutipan biaya diluar dari Perda No 3 Tahun 2012 itu, meskipun tidak secara spesipik Camat TB.Selatan Fachrizal Nasution tidak menampik hal tersebut.

“ Perda tarip retribusi itu sudah kita sampaikan kepada pihak Kelurahan dan untuk mengevaluasi kembali agar tidak ada masyarakat yang keberatan maka dalam waktu dekat ini pihak kelurahan akan dipanggil rapat,” terangnya.

Namun dikatakannya lagi untuk warga miskin tidak akan dipungut biaya untuk kepengurusan pembuatan KTP dan KK.” Itu diperlakukan apabila ada pernyataan dari Kepling yang menerangkan warga tersebut memang benar miskin,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Raja Diana Noor salahseorang tokoh masyarakat mendukung langkah yang diambil oleh pihak Kecamatan Tanjungbalai Selatan. Menurutnya, langkah –langkah yang dilakukan oleh pihak Kecamatan itu sebagai bentuk transparansi sehingga akses informasi tentang biaya dapat diketahui oleh masyarakat.

“ Apa yang dilakukan oleh pihak Kecamatan TB.Selatan itu bagus dan saya memberikan afrisasi untuk mereka.Sebab informasi mengenai dokumen rumah tangga itu harus jelas dan transparan sehingga masyarakat mudah memperoleh informasi dan tentunya hal itu dapat menular ke setiap Kelurahan yang ada di Kecamatan TB.Selatan,” ujarnya.(CK-3)