Tidak Terdaftar Caleg Golkar

Guntur akan Laporkan Tim Penjaringan Caleg

PERDAGANGAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kecamatan Bandar Guntur Lumbansiantar, akan melaporkan tim penjaringan caleg Golkar kepada pengurus DPD Golkar Sumut.

Selain itu, Guntur akan membeberkan skandal penghapusan namanya dari bacaleg Partai Golkar oleh pemangku kepentingan di partai. “Saya sangat menyesalkan penghapusan nama saya dari daftar caleg DPD Partai Golkar. Kalau ditanya soal loyalitas, saya termasuk loyal.

Semua tugas partai dan tanggungjawab selalu saya laksanakan dengan baik. Sudah puluhan tahun saya menjadi kader bahkan sampai membentuk ranting-ranting partai di nagori. Itu semua saya lakukan dengan tulus dan jujur,” ujarnya saat dijumpai di rumahnya, Kamis (14/3).

Dia mengatakan, masih menunggu hasil rapat partai terkait tuntutannya. Namun kalau dalam minggu ini tidak ada keberpihakan kepada kader, minggu depan pihaknya bersama kader pendukungnya akan membuat pengaduan langsung ke DPD Golkar Sumut.

“Sampai minggu ini masih kita tunggu keputusannya. Tetapi kalau tidak ada keberpihakan kepada kader, kita akan ke DPD Sumut,” tegasnya. Menurut dia, penghapusan namanya dari daftar caleg karena ditunggangi orang yang berkepentingan politik yang takut tersaingi.

Karenanya pimpinan ranting di daerahnya mendukung penuh dan siap mengerahkan massa untuk memenangkan dia. “Yang paling marah itu adalah kader di ranting dan masyarakat yang mengusulkan saya caleg.

Karena selama ini, kita memang berperilaku baik dan memberikan perhatian kepada masyarakat tanpa membedakan suku dan agama, kaya atau miskin. Mereka anggap kita layak maju untuk DPRD. Namun mereka marah ketika orang yang berkepentingan di partai melakukan penzoliman terhadap calon yang mereka usung alias saya sendiri,” papar Guntur.

Terpisah, pengurus DPD Golkar Kabupaten Simalungun Binton Tindaon SPd, ketika dihubungi menyebutkan, selama ini Guntur sudah terdaftar sebagai peserta Calon Legislatif Pilcaleg ( Pemilihan Calon Legislatif ) untuk Simalungun.

Kemudian, kejadian yang menimpa Guntur ini hanya kesalahpahaman antara dia dan pimpinan Golkar. Bahkan, pengurus partai sekaligus Ketua DPRD Simalungun ini juga menyesalkan sikap Guntur yang melakukan orasi Rabu (13/30)  di kantor PD Golkar Simalungun.

Dalam hal itu, dia menganggap Guntur sebagai calon legislatif telah berpikir singkat tanpa melakukan kordinasi dengan pimpinan Golkar. ”Kami pun sangat menyesalkan kejadian ini. Khusus untuk Simalungun, inilah yang pertama kalinya.

Sebenarnya ini hanya masalah mis komunikasi saja antara pimpinan dengan anggota dan pengurus. Jadi kalau sejak awal dia ketemu dengan saya minta arahan, tentunya kita bisa saling tukar pendapat, jadi jangan ambil keputusan buruk seperti kemarin,” ujarnya.

Menurut dia, setelah orasi tersebut, pihaknya langsung melakukan rapat pleno antar kader dan pengurus partai Golkar. Hasilnya, Guntur Lumbansiantar dinyatakan sah akan dikeluarkan dari daftar calon legislatif partai Golkar untuk pemilihan 2014 mendatang.

Keputusan ini dilakukan melalui rapat dan aklamasi intenal kader dan pengurus partai Golkar, dasarnya karena aksi orasi itu Golkar merasa dipermalukan dan sebagai hukuman Guntur tidak dipersertakan sebagai Caleg tahun depan. Namun, pimpinan tetap memberlakukan Guntur sebagai Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Bandar.

”Sebanarnya dia sudah ada dalam daftar peserta legislative, tetapi karena kejadian kemarin dia sah dicoret. Kemudian, khusus untuk pemilihan dari Dapem Bandar ini salah satu yang akan maju yaitu saya sendiri.

Di sini saya tegaskan jadi bukan semua PK wajib jadi caleg ada penilaian tersendiri untuk seorang calon. Jadi dia pun harus loyal pada pimpinan Golkar, inilah yang harus dilakukan supaya sukses,” tegasnya. (bli/osi)