Embun Pagi Lolos ke Final

kesebelasan embun pagi
Kesebelasan Embun Pagi foto bersama sebelum pertandingan didampingi manejer dan pengurus tim.

MetroSiantar.com – Kesebelasan Embun Pagi, lolos ke partai final pada turnamen  Nagori Bosar Cup tahun 2017. Keberhasilan tersebut diraih setelah pada partai semifinal, Kamis (18/5) kemarin berhasil menumpaskan perlawanan keras tim Rambung Merah dengan skor 2-1. Di partai puncak yang akan digelar pada Minggu (21/5), Embun Pagi akan berhadapan dengan tim tangguh GAB Karangsari.

Jalannya Pertandingan
Pada partai semifinal kemarin, Embun Pagi menurunkan skuad yang hampir sama dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Dan, Manager Embun Pagi Leo Sihotang tetap memakai formasi menyerang dengan pola 4-3-3.

Pertandingan baru berusia 5 menit, Embun Pagi dikejutkan dengan gol cepat pemain depan Rambung Merah. Gol tersebut berawal dari bola liar hasil sapuan pemain belakang Ewin yang jatuh ke kaki lawan. Berhasil menguasai bola, pemain sayap Rambung merah kemudian melepaskan umpan ke jantung pertahanan Embun Pagi. Penyerang Rambung Merah yang berdiri tanpa kawalan, berhasil menceploskan bola ke gawang Embun Pagi yang dikawal Swanda.

Ketinggalan 1-0 membuat para pemain Embun Pagi langsung terhentak. Hanya berselang 5 menit, Benny Situmorang cs langsung membalas melalui gol Johan Simanjuntak (J 9).

Skor 1-1- tersebut bertahan sampai babak pertama usai. Memasuki babak kedua, dengan kondisi hujan dan lapangan mulai digenangi air, pertandingan mulai tidak terkontrol. Banyak benturan terjadi karena kondisi lapangan yang licin.

Pada babak kedua, Manejer Embun Pagi bersama asistennya Richard Ritonga berpikir keras mengatur strategi. Dedi kemudian ditari dan memasukkan Rafael untuk lebih menguasai lapangan tengah.

Masuknya Rafael lebih menambah  daya gedor dari sayap kiri. Bahkan Rafael berhasil memberikan assist kepada Johan Simanjuntak. Johan yang menerima umpan menahan bola dengan dada, kemudian melepaskan tendangan kaki kanan yang mengoyak jala Rambung Merah.

Gol Johan tersebut juga sebagai gol penentu kemenangan bagi Embun Pagi. Di sisa pertandingan, Embun Pagi menarin Acun dengan Memasukkan Timbul Sinaga. Sementara Rizal ditarik dan digantikan Ogie Tampubolon.

Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Embun Pagi. Partai semifinal kemarin juga disaksikan langsung Pembina Embun Pagi Binde, Ketua Efendy Lubis (Obong) dan beberapa pengurus lainnya.

Usai pertandingan, Manejer Embun Pagi Leo Sihotang, mengaku sangat bangga dengan kerja keras semua pemain. Dia memberikan kredit khusus untuk stamina para pemain. “Luar biasa staminanya. Melawan tim cepat dengan kondisi lapangan basah dan licin itu sangat melelahkan. Ya, puji syukur itu bisa dilewati para pemain,” katanya dengan bangga.

Dalam menghadapi partai final Minggu (21/5) mendatang, Leo Sihotang mengaku sudah punya strategi khusus. “Intinya mental pemain harus siap menghadapi partai final. Sejak awal petinggi PS Embun Pagi memang menargetkan juara. Namun, saya tidak terbebani akan itu, karena saya yakin pemain bias bekerja sama untuk meraihnya,” kata Leo Sihotang tanpa menyebutkan strategi khusus di luar perbaikan mental para pemain.  (rel/ms)

Susunan Pemain:
Swanda (Kiper) , Tama, Ewin, Ilham, Jose Pasaribu (Belakang), Acun (Timbul Sinaga,  70), Dedy  (Rafael, 46), Fadly Pane (tengah), Rizal (Ogie,  80), Johan Simanjuntak, Benny Situmorang.
Cadangan:
Saut Lumban Gaol (Kiper), Niko Saragih, Tamba, Jan Marten Sihite.