Truk Rombongan Brimob Poldasu Masuk Jurang

8 Luka-luka

(FOTO: Bernad L Gaol)
EVAKUASI: Truk rombongan Brimob Poldasu yang terguling setelah dievakuasi.

TARUTUNG – Truk petugas yang membawa rombongan 22 personel Brimob Poldasu Detasemen B Tebing Tinggi No Polisi 15201 II Aans Tanjung, terbalik dan masuk ke jurang sedalam 4 meter di kawasan tikungan manis KM 12, Desa  Parsingkaman, Kecamatan Adian Koting atau 45 kilometer dari Tarutung, Taput, Senin (3/9) sore.

Peristiwa ini mengakibatkan satu orang personel mengalami luka berat, tujuh luka ringan, sedangkan sisanya hanya mengalami luka gores. Kapolres Taput AKBP Wijadmika SIK kepada wartawan usia membesuk korban di RSU Swadana Tarutung membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang mereka peroleh, peristiwa ini terjadi diduga karena rem blong.

“Diduga rem blong karena kecepatan bus hanya mencapai 40 KM per jam. Mungkin akibat rem blong supir banting setir sehingga akhirnya terbalik ke jurang. Ini murni laka tunggal,” terang Kapolres. Sebelumnya, kata Kapolres, rombongan Brimob ini berangkat dari Detasemen B Tebing Tinggi tujuan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam rangka bantuan pengamanan di sana.

“Brimob Poldasu Detasemen B Tebing Tinggi yang berangkat ke Batang Toru, Tapanuli Selatan dalam rangka pengamanan di sana,” ucapnya. Lebih lanjut Kapolres mengatakan,  korban luka berat atas nama M Sitorus saat ini sudah dilarikan langsung ke Medan untuk  dirujuk ke Rumah Sakit Elisabet. Sedangkan ketujuh lainnya, dirawat intensif di RSU Tarutung. “Sedangkan personel yang selamat terus melanjutkan perjalanan ke Batang Toru,” ucapnya.

Pantauan wartawan di RSU Tarutung, sejumlah korban hingga kini masih dirawat intensif oleh petugas medis rumah sakit. Sedangkan Kapolres, hingga berita ini diturunkan, masih tetap memantau di rumah sakit tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, kedelapan korban luka masing-masing, Aswar Anas Tanjung (supir), Marihot Sitorus, Dedi Asmono, Ahmad Fahri, Jaya Sitanggang, Ricky dan Yokia.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, truk itu terbalik karena supir tidak bisa mengendalikan kemudi saat mau menikung di tikungan tajam kilometer 12 Desa Parsikkaman, Adian Koting, Tarutung. Sedangkan kondisi truk ringsek setelah jatuh berguling-guling ke jurang sedalam empat meter. (cr-01/des)