Unefa Kembali Gelar Seminar Nasional

Membentuk Karakter Bangsa, 4 Ahli Sejarah Diundang

BERSAMA TOKOH SIMALUNGUN – Rektor Universitas Efarina Prof Erika R Saragih, foto bersama narasumber, moderator dan beberapa tokoh Simalungun, Selasa (3/9). [Foto:Edi Saragih]

Universitas Efarina (Unefa) Pamatangraya, Simalungun, akan menggelar seminar nasional di Aula Griya Hapoltakan Pamatangraya, kompleks Unefa Pematangraya, Kamis (5/9). Seminar ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68, mengambil thema ’68 Tahun Kemerdekaan Indonesia dan Pembentukan Karakter Bangsa’.

Rektor Unefa Pamatangraya Prof Dr Erika Revida Saragih MS, kepada METRO, Selasa (3/9), mengatakan, setelah sukses menggelar Seminar Nasional Sejarah Kepahlawanan Tuan Rondahaim Saragih Menentang Kolonialisme Belanda, 1 Februari 2013 lalu, Unefa kembali menggelar seminar nasional memberikan pencerahan kepada warga Simalungun.

“Setiap tahun kita memeringati HUT Kemerdekaan RI, ini tak terlepas dari jasa-jasa pahlawan. Kita berharap dengan mengingat HUT Kemerdekaan, sifat-sifat kepahlawanan menjadi teladan untuk mengisi pembangunan pasca kemerdekaan,” kata Erika.

Dikatakan Erika, keteladanan pahlawan diharapkan mendorong anak bangsa memiliki semangat rela berkorban secara tulus, memiliki semangat pantang menyerah dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi. Jiwa kebersamaan dan semangat gotong-royong harus ditumbuhkan kembali, untuk membentuk karakter bangsa yang kuat dan berwibawa.

“Di tengah adanya degradasi karakter generasi bangsa akhir-akhir ini, kita perlu kembali mengingat bagaimana Negara Kesatuan Republik Indonesia dibentuk dan tantangan serta rintangan yang dihadapi. Maka kita menghadirkan nara sumber yang ahli dalam sejarah bangsa Indonesia,” kata Erika.

Erika menambahkan, empat ahli sejarah sengaja diundang sebagai nara sumber untuk mengulas semangat kepahlawanan yang mengambil thema ’68 tahun Kemerdekaan Indonesia dan Pembentukan Karakter Bangsa’, yakni; Prof Dr Susanto Zuhdi (Guru Besar Sejarah Universitas Indonesia), Brigjen TNI MAR Bambang Sutaryo (Kepala Biro Tanda Jasa/Kehormatan Sekretariat Negara), Kolonel (Purn) Dr Saleh As’ad Djamhari (Dosen Sejarah Universitas Indonesia) dan Dr Abdul Syukur (Dosen Sejarah Universitas Negeri Jakarta).

Sebagai moderator Dr Suprayitno MHum (Dosen Universitas Sumatera Utara) dan Prof Dr Erika R Saragih (Rektor Universitas Efaria).

Seminar Nasional ini, sambung Erika, menjadi salahsatu program Unefa yang saat ini telah membuka 13 program studi, dibagi dalam 4 fakultas. Untuk Fakultas Ilmu Pendidikan, dibuka program studi Matematika (S1), Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) dan Guru Sekolah Dasar (S1).

Sementara Fakultas Teknik membuka program studi Informatika (S1), Elektro (S1) dan Lingkungan (S1). Fakultas Kesehatan dengan program studi Farmasi (S1), Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1), Keperawatan (S1), Kebidanan (D3), Analis Kesehatan (D3) dan Radiodiagnostik dan Radioterapi Fisioterapi (D3). Yang terakhir, Fakultas Ekonomi dengan program studi Manajemen (S1). (esa/dro)

Komentar