Jaga Kualitas Air Danau Toba

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroSiantar.com,JAKARTA – Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak mau setengah-setengah dalam menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia. Upaya memoles danau kaldera terbesar di dunia itu tidak hanya melalui perbaikan infrastruktur penunjangnnya, tetapi juga menjamin kelestarian lingkungannya.

“Prinsipnya, semakin dilestarikan, semakin menyejahterakan!” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, yang terus memantau perkembangan satu dari 10 destinasi prioritas ini.

Kementerian Koordinator Kemaritiman pada 10 Mei lalu menggelar rapat untuk membahas kualitas air di Danau Toba. Rapat yang dipimpin Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Maritim Arif Rahman Hakim itu meminta masukan dari berbagai pihak. Tujuannya demimenjaga kualitas air di danau yang menjadi satu dari 10 Bali Baru versi Kementerian Pariwisata tersebut.

Rapat itu dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bank Dunia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara dan Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT) dan Deltares.