Gunung Sinabung Meletus Lagi Dua Desa Hujan Batu, Warga Dievakuasi

Gunung Sinabung meletus lagi

MetroSiantar.com, MEDAN – Gunung Sinabung kembali erupsi pada Senin (19/2) pagi sekira pukul 08.53 WIB. Setidaknya dua desa di sekitar Gunung Sinabung mengalami hujan batu. Desa lainnya, Desa Payung gelap gulita. Dan, sedikitnya 20 kepala keluarga (KK) dievakuasi.

Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo sampai saat ini masih melakukan pemantauan di Pos Pemantau Gunung Api di kawasan Kecamatan Simpang Empat.

“Ada material batu di Desa Kutambaru dan Kuta Rakyat,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Karo, Martin Sitepu, kemarin.
Martin menjelaskan jika daerah terdampak paling parah adalah Kecamatan Naman Teran, Simpangempat, Tiga Ndreket, Munthe dan Kutabuluh. Warga diimbau menjauhi zona merah dan memakai masker saat beraktivitas.

Menurut informasi yang diperoleh Tempo, beberapa daerah di Kabupaten Karo juga gelap gulita. Sebabnya karena tingginya jarak luncuran abu vulkanik. Bahkan jarak pandang hanya sekitar dua meter.

Salah seorang warga di Desa Cimbang yang beradius 8 kilometer, Imam Syukri, mengatakan jika letusan yang terjadi pagi tadi terdengar disertai suara gemuruh yang cukup besar. “Meletusnya gunung disertai gemuruh besar. Sampai saat ini belum ada aktivitas,” kata Imam.

Imam mengatakan jika akibat abu vulkanik, tanaman dan rumah warga di desanya tertutup abu tebal. Masyarakat juga masih berjaga-jaga dan belum berani beraktivitas.