Prabowo: Kami Ingin Berkuasa Atas Izin Rakyat!

Prabowo Sandi

MetroSiantar.com – Pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dokumen persyaratan mereka telah dinyatakan lengkap sehingga bisa lanjut ke tahapan berikutnya.

Ditemui usai mendaftar, Prabowo mengaku menaruh harapan banyak kepada KPU. Sebab mereka sebagai penyelanggara Pemilu memiliki andil besar dalam menjaga marwah demokrasi.

“Kami titip masa depan Indonesia di pundak KPU. Demokrasi menurut keyakinan kami semua adalah satu-satunya sistem pemerintah yang terbaik dari yang ada,” ujar Prabowo dalam konferensi persnya di kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Mantan Danjen Kopassus itu menuturkan, sistem demokrasi harus dijaga dengan baik. Mulai dari birokrasi di level terendah hingga tingkat nasional harus berjalan dengan damai, dan jauh dari kecurangan.

“Pergantian pemerintahan, pergantian pimpinan, Bupati Walikota bahkan apakah Kepala Desa, Gubernur, Presiden harus berjalan dengan aman, damai dan yang terpenting jujur,” imbuhnya.

“KPU harus mejaga kejujuran, keadilan. Pemilihan melalui kotak suara itulah kedaulatan rakyat. Janganlah sekali-kali kita menghina hak rakyat dengan mencurangi hak rayat. Biarlah rakyat yang berdoa dan menentukan,” sambungnya.

Lebih jauh Prabowo dengan lantang menyatakan majunya dirinya menjadi orang nomor satu di republik ini tidak lain demi pengabdiannya kepada rakyat. Dia seutuhnya ingin berjuang agar rakyat dapat mencapai level kesejahteraan yang lebih baik.

“Kami hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat Indonesia. Dan kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia. Kami ingin berbakti di Indonesia sehingga tidak boleh ada yang lapar dan miskin di Indonesia,” pungkasnya.

Gaya Prabowo Bikin Merinding

Kedatangan Bakal Calon Presiden RI Prabowo Subianto dan pasangannya Sandiaga Uno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) disambut meriah. Bahkan terbilang ala-ala semimiliter.

Sandi yang datang sekitar pukul 13.30 WIB disusul Prabowo lima menit kemudian, disambut dengan dentaman suara marching band. Bukan lagu nasional yang dilantunkan, melainkan lagu 2019 Ganti Presiden.

Prabowo sendiri datang mengenakan mobil putih. Mengenakan baju koko putih lengkap dengan peci dan kacamata hitam, dia berdiri di atas mobilnya sambil melambaikan tangan. Sehingga, membuat masyarakat memadati Jalan Imam Bonjol untuk melihat pasangan itu. Dentuman marching band pun semakin kencang. Relawan lainnya menyetel lagu 2019 Ganti Presiden melalui speaker. Hingga Prabowo masuk, lagu tersebut tetap diputar. Sementara itu, beberapa elite partai pendukung Prabowo-Sandi juga datang.

Tampak Agus Harimurti Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, beserta beberapa pengurus turut datang. Ada pula beberapa elite Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Berkarya hadir di sana.

Ini Alasan Demokrat Dukung Prabowo-Sandi
Partai Demokrat akhirnya mendukung pencalonan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Keputusan itu diambil melalui rapat Majelis Tinggi.

“Majelis Tinggi partai selesai rapat tadi sekitar pukul 10 sampai 11, memutuskan calon presiden itu Prabowo Subianto dan wakilnya Sandiaga Uno. Itu final,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan di depan Gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/8).
Ada alasan Partai Demokrat mendukung pencalonan mantan Danjen Kopassus dan pebisnis itu.

“Yakin menang. Saya yakin Pak Prabowo dan Sandiaga Uno punya kemampuan yang cukup untuk memenangkan pertandingan ini, apalagi Pak Prabowo punya pengalaman,” beber Hinca.

Ya, Prabowo katanya pasti belajar dari pengalaman untuk kompetisi ini.

“Dua kali sebagai capres jadi energi besar buat pasangan itu,” tegas Hinca. (tan(sat/JPC)