Kontes Ratu Waria Dibubarkan Polisi

Iklan pemilihan ratu waria yang telah beredar.

MetroSiantar.com – Terkait beredarnya iklan pemilihan ratu waria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, polisi akan mengambil langkah tegas. Kepolisian akan melarang acara tersebut diselenggarakan.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani mengatakan, hal itu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta tidak adanya izin dari pihak berwajib untuk menyelenggarakan acara itu. “Kalau tidak dapat izin tetap dilaksanakan, ya berarti tidak patuh. Dapat dilakukan tindakan tegas, berupa pembubaran,” ujar Kombes Dicky, Jumat (19/1).

Penyelenggara beralasan acara itu digelar saat hajatan pesta pernikahan adiknya di Jalan Poros Kelapa 3, Makassar, itu. Bila yang digelar pesta pernikahan, akan diizinkan. Namun jika untuk kontes waria, polisi tidak menenggang. “Silakan kalau mau acara menikah, tapi jangan ditambahkan kegiatan lain, jangan lomba ratu waria,” ujar Kombes Dicky.

Sebelumnya, kontes pemilihan ratu waria menggegerkan warga internet (warganet), setelah sebuah iklan terkait kegiatan yang akan digelar pada 22 Januari di Jalan Kelapa 3, Makassar, ini di-posting salah satu akun di grup jejaring sosial Facebook pada, Kamis (18/1).

Menurut penyelenggara kegiatan, Muhammad Amri alias Ocha, posting-an iklan yang tersebar di medsos itu salah. Dia dua kali mem-posting iklan tersebut, tapi yang tersebar adalah posting-an pertama yang dibuatnya. “Di-posting hari Minggu (14/1), tapi saya ubah lagi hari Selasa (16/1). Ini pemilihan gaun malam, tidak ada audisi dan pendaftaran seperti kontes waria,” kata Amri. (dtc/int)