PENJUAL SIOMAY TEROBOS API SELAMATKAN KARYAWATI TOKO SEPATU CS

GideonAritonang/MetroSiantar
Api membubung di lantai dua gedung Toko Sepatu CS Jalan Adam Malik.

 

MetroSiantar.com-Zul hampir kehilangan nyawanya  saat menyelamatkan perempuan bernama Juni, dalam peristiwa kebakaran Toko Sepatu CS di Jalan H Adam Malik Pematangsiantar, Sabtu (9/12) sekira Pukul 11.00 Wib.

Zul yang sehari-hari berjualan siomay di sekitar toko yang berada tepat di gedung Bank Indonesia (BI) itu, saat melihat kebakaran langsung tergerak hatinya untuk membantu.

Setelah menerobos masuk di gedung yang mulai terbakar di lantai II itu, seorang perempuan bernama Juni sedang mencuci di kamar mandi bagian gudang di lantai III, tidak mengetahui api sudah berkobar di toko tempatnya bekerja. Setelah diberitahukan terjadi kebakaran, keduanya pun turun dari lantai III.

“Pas lagi nyuci, Bang. Namanya kak Juni. Dia tidak tahu yang kebakaran itu, Bang,” kata Zul, bercerita di tengah-tengah kesibukan petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman toko yang menjual berbagai sepatu tersebut.

Usai Zul dan Juni berhasil menyelamatkan diri, Zul kembali masuk untuk membantu memadamkan api. Namun, hanya beberapa menit setelah masuk ke dalam, Zul terlihat dipapah petugas, karena kondisinya lemah fisik kehabisan napas.

Pria berperawakan kecil itu pun langsung dibawa ke Apotek terdekat untuk diberikan oksigen. Diduga, Zul mengalami sesak nafas saat berusaha membantu.

Sedangkan Juni, warga Huta Siampulak Pagar Jawa, perempuan yang diselamatkan Zul di lokasi kejadian, terlihat gugup setelah selamat dari kobaran api di lantai dua gedung.

“Aku tadi memasak air dan mencuci pakaian. Saat menyuci, aku dengar ribut-ribut di lantai bawah. Rupaya pas keluar dari kamar mandi, api sudah berkobar. Aku tak berani melewati, dan hanya berteriak minta tolong,” aku Juni.

Dia menambahkan, saat berteriak minta tolong. Muncul seorang pria yang tidak ia kenal menyematkannya.

“Tidak kenal. Tiba-tiba datang langsung menarik dan membawaku turun ke lantai bawah,” ujar Juni lagi.

Sementara pemilik Toko CS Hendrik Tambunan sempat membuat khawatir para pegawainya, karena sempat terjebak di dalam korbaran api. Beruntung, Hendrik berhasil menembus api dengan selamat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sementara barang dagangan yang berada di dalam toko ludes terbakar. Kerugian materil ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Bahan Mudah Terbakar

Petugas pemadam kebakaran dari Pemko Siantar dan PT STTC mengalami kendala dalam memadamkan api karena bahan-bahan di dalam ruko lantai II dan III merupakan sepatu yang mudah terbakar. Sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting) dari lantai 2 bangunan.

Akibat kebakaran di Toko CS, karyawan toko yang berada di samping toko tersebut yakni Alfamart, koperasi dan Haridsa berjaga-jaga.

“Ini jaga jaga mana tau apinya merembet ke koperasi kami. Kami memang libur hari ini. Kalau api dari lantai dua, korslet,”ujar Mei, pegawai koperasi yang bersebelahan dengan toko sepatu.

Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran diturunkan, dua dari PT STTC dan 4 unit dari Pemko Siantar. Pemadam milik PT STTC yang berukuran besar mendapat aplaus dari warga yang menyaksikan upaya pemadaman karena mampu menembakkan air dengan kencang dan volumenya besar. Air dari Damkar milik PT STTC yang diketahui bernama Jaguar ini langsung mampu menahan kobaran api dai lantai II dan III. (cr05/esa/ms)

Loading...