Senggolan dengan Mopen, Patar Marpaung Terjatuh dan Meninggal

Metro Siantar
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan di Simarimbun, Kamis (11/1).

MetroSiantar.com – Patar Marpaung (37) meninggal setelah sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil penumpang (mopen) Intra yang dikemudikan Yanto Pardede (34). Peristiwa itu berlangsung di Jalan Besar Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kamis (11/1).

Dari keterangan Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Eridal melalui Kanit Laka Aiptu James Situmorang, kecelakaan yang menewaskan warga Simarimbun itu berawal dari Kawasaki KLX tanpa nomor polisi yang dikemudikan korban melaju dari arah Kota Pematangsiantar menuju Sidamanik.

“Sementara Mopen Intra BK 1232 WS yang dikemudikan Yanto Pardede melaju dari arah sebaliknya,” kata James.

Di lokasi kejadian, kedua kendaraan berselisihan, namun tiba-tiba bersenggolan di sisi kanan body masing-masing. Akibatnya korban terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka robek di bagian kaki.

Tubuh korban diduga berbentur keras ke pinggiran aspal di lokasi dan mengakibatkan korban tak sadarkan diri dan ternyata setelah diperiksa, telah meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Selanjutnya warga membawa korban ke RSUD dr Djasamen Saragih,”ucapnya.

Petugas yang menerima informasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan seluruh barang bukti. Yanto Pardede, supir angkot Intra juga turut diamankan ke Unit Laka Sat Lantas.

Sementara ditempat terpisah, Kepala Forensik RSUD dr Djasamen Saragih, dr Reinhard Hutahaean menjelaskan, korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya. Patah tulang juga terjadi di bagian dada dan kaki.

“Luka lecet pada daerah tangan dan perut, luka robek pada daerah wajah, dan kaki kanan serta pecah tulang tengkorak,”jelas dr Reinhard melalui pesan Whatsapp.

Dan untuk sebab kematian korban, kata Reinhard, disebabkan pendarahan yang banyak di beberapa bagian tubuh serta pendarahan di rongga tengkorak korban.

“Sebab kematian adalah perdarahan yang banyak di luar tubuh dan perdarahan di rongga tengkorak,” tutup Reindhard.

Saat ini pengemudi mobil yang tercatat tinggal di Sidamanik, Kabupaten Simalungun masih diperiksa petugas. Setelah itu, petugas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. (cr-05/esa)

Loading...