Wakil Walikota Minta Pimpinan OPD Evaluasi Kerja

Togar Sitorus

MetroSiantar.com – Walikota Siantar melalui Midian Sianturi selaku Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Pemerintah Kota Pematangsiantar, mengundang seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti rapat kerja.

Tujuannya untuk mewujudkan pelaksanaan APBD tepat waktu, mutu dan sasaran melalui tertib administrasi yang prima. Dimana pembangunan di triwulan ke II ini dapat terlaksana cepat dan tepat sasaran.

Rapat koordinasi antara pimpinan OPD ini dibuka langsung Wakil Walikota (Wawako) Pematangsiantar Togar Sitorus, Selasa (10/7). Dalam pesanya dijelaskan, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan merupakan mata rantai yang saling berkesinambungan. Itu sebabnya, aktivitas pengendalian tidak hanya dalam bentuk rapat melainkan konsultasi, koordinasi, surat menyurat dan lainnya secara keseluruhan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan yang sudah direncanakan.

Togar Sitorus meminta para pimpinan OPD agar menjadi melakukan pembenahan dan perbaikan, yang dianggap perlu terhadap kinerja, dan terus bekerja lebih keras, serta berkarya nyata dalam membangun Kota Pematangsiantar sesuai norma dan kaidah yang berlaku. Kemudian, semua pimpinan OPD harus dapat mengendalikan seluruh kegiatan di lingkup OPD-nya masing-masing, agar seluruh kegiatan yang telah dianggarkan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu dengan kualitas yang prima.

“Harus mampu mengatur jadwal pelaksanaan pembangunan fisik dengan mempertimbangkan kualifikasi penyedia barang dan jasa, agar kegiatan dapat berjalan efektif dan sesuai waktu yang ditentukan. Khusus pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa agar lebih berhati-hati, karena semua kasus hukum yang marak akhir-akhir ini berawal dari kegiatan tersebut,” katanya.

Selain itu, setiap pimpinan OPD dan pimpinan perusahaan daerah harus cepat melakukan evaluasi terhadap setiap pelaksanaan kegiatan. Pelayanan harus tepat sasaran yaitu menciptakan kesejahteraan masyarakat. “Seluruhnya berkewajiban menyampaikan laporan evaluasi Renja dalam bentuk hard copy dan soft copy per triwulan, selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya kepada Walikota Cq Bappeda,” jelasnya.

Kepada seluruh camat, Togar menekankan agar senantiasa bersikap proaktif untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan bebagai pihak terkait terhadap seluruh kegiatan di wilayah kerjanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Drs Midian Sianturi dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini bermaksud untuk membandingkan realisasi masukan, keluaran dan hasil terhadap Renja oprasional (RKO), optimalisasi pelaksanaan pembangunan melalui rakorbang dengan memperkuat koordinasi melalui monitoring, pengendalian dan evaluasi di setiap OPD.

“Dalam ruang dan waktu yang ada limpinan memberikan arahan dan bimbingan sebagai bagian dari proses manajemen sehubungan dengan dinamika pelaksanaan rencana pembangunan di kota Pematangsiantar agar semakin mantap maju dan jaya,” katanya. (pam/ahu)