Keluarga Herdin Panjaitan Trauma, Diancam Dibunuh dan Rumah Dibakar

Herdin memperlihatkan STPL yang diterimanya dari Kepolisian, Kamis (12/7).

MetroSiantar.com – Herdin Panjaitan (45), warga Jalan Gurilla Parbebsi Kampung Baru, Kecamatan Siantar Sitalasari, menjadi korban pengeroyokan dan pengancaman sejumlah warga di sekitar tempat tinggalnya, Senin kemarin. Bukan cuma dihari itu saja, esok harinya, Herbin kembali mendapat ancaman serupa.

Ditemui di Polres Pematangsiantar, Kamis (12/7), Herdin mengaku telah membuat laporan pengaduan ke Polres Pematangsiantar dengan nomor laporan LP : 281/VII/2018/SU/STR.

“Sudah saya laporkan ke Polres, Rabu semalam. Polisi juga sudah mengecek tempat kejadian perkara,” katanya didampingi istrinya.

Dari pengakuan Herdin, kejadian itu berlangsung pada Senin (9/7) malam menjelang dini hari. Saat sedang tidur pulas, rumah yang ditinggali bersama istri dan 4 orang anaknya itu dilempari dengan menggunakan batu.

Merasa khawatir dengan keselamatan anak-anaknya, Herdin langsung mengevakuasi 3 orang anak perempuannya, sementara anak laki-laki masih tetap tinggal disitu.

“Pas malam itu dilempari rumah kami, tidak tahu entah kenapa. Tiga orang anak perempuanku langsung kubuat di rumah kawan,” bebernya.

Keesokan harinya, Herdin beserta istrinya melakukan aktivitas seperti biasa. Hingga pada malam hari, sekitar 7 orang warga datang ke rumah mereka. Warga tersebut merupakan tetangga mereka di kampung tanah garapan itu.

Sekitar 3 orang pria masuk ke dalam rumahnya, sementara 4 orang lainnya berada di depan rumah, 3 diantaranya ibu-ibu.

“Datang orang itu sambil teriak-teriak. Yang keluar pertama anak ku yang laki-laki, terus aku ikut keluar,” pungkasnya.

Tanpa cerita panjang lebar, kerah baju Herdin ditarik salah seorang warga, kemudian disusul dua warga lainnya. Herdin mendapat perlakuan kasar dan makian di depan anak istrinya.

“Ku bunuh kalian semua. Bawa keluar, biar kita bakar rumahnya,” ucap Herdin menirukan perkataan salah seorang warga.

Aksi tarik-tarikan pun terjadi. Istri dan anak menarik Herdin ke dalam rumah, sementara ketiga warga itu menariknya keluar. Di depan rumah mereka, warga lainnya mengumpat Herdin dan keluarga dengan kata kasar.

Hingga akhirnya, Herdin berhasil ditarik ke dalam rumah. Namun hal itu membuat pada pelaku semakin naik pitam dan mengejar hingga ke dalam kamar. “Masuk satu orang ke dalam kamar menarik narik aku. Aku dituduh melakukan pencabulan terhadap anak laki-laki mereka,” kata Herdin.

Pelaku yang masuk ke dalam kamar itu pun ditarik oleh istri Herdin keluar rumah. Istri Herdin dan sejumlah warga sempat terlibat adu mulut, sementara Herdin berada di dalam kamar.

Situasi kembali dingin. Para pelaku dan warga lainnya berteriak kata-kata kasar di depan rumah mereka. Namun itu tidak digubris Herdin dan keluarga, sampai para Rabu kemarin, mereka membuat laporan pengaduan ke pihak berwajib. (gid/esa)