Parpol Belum Daftar Bakal Calon ke KPU

Mangasi Purba

MetroSiantar.com – Sejak dibuka tanggal 4 Juli lalu, belum ada partai yang mendaftarkan bakal calon legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar.

Ketua KPU Mangasi Purba, Kamis (12/7), mengatakan, jumlah parpol di Kota Pematangsiantar sebanyak 16. Namun hingga tanggal 12 Juli atau lima hari menjelang berakhirnya penyerahan berkas bakal calon, belum ada berkas yang masuk.

“Yang datang masih sekedar konsultasi terkait persyaratan bakal calon. Kita melihat mereka sedang mengurus administrasi atau kelengkapan,” katanya, sembari berharap agar penyerahan berkas dilakukan masing-masing parpol jauh hari sebelum berakhirnya jadwal penyerahan berkas pendaftaran bakal calon.

Ditambahkan Mangasi, syarat wajib yang mungkin belum terlengkapi bisa dilengkapi dengan waktu sisa, jika penyerahan berkas dilakukan sebelum masa akhir pendaftaran. Syarat wajib yang dimaksud sesuai dengan PKPU Nomor 20 tahun 2018 pasal 6, pertama, diajukan oleh pimpinan parpol sesuai tingkatannya. Kedua, jumlah bakal calon paling banyak 100 persen dari jumlah kursi yang ditetapkan pada setiap dapil. Ketiga, di setiap 3 orang bakal calon pada susunan daftar calon wajib terdapat paling sedikit satu orang bakal calon perempuan.

“Contohnya soal keterwakilan perempuan dan penyusunan nomor urut, wajib ada di setiap Dapil dan daftar nomor urut perempuan harus ada di setiap 3 orang bakal calon. Anggaplah di Dapil I jumlah kursi sebanyak 11 orang, maka dari daftar calon nomor urut 1-3 ada satu perempuan, daftar calon nomor urut 4-6 wajib ada. Begitu selanjutnya,” jelasnya.

Sesuai ketentuan, lanjut Mangasi, dalam hal parpol tidak dapat memenuhi pengajuan 30 persen jumlah bakal calon perempuan di setiap Dapil dan penempatan susunan daftar calon pada dapil yang bersangkutan, tidak dapat diterima.

“Jadi kalau di antara dari setiap 3 orang bakal calon tidak ada daftar nomor perempuan, itu tidak memenuhi syarat dan kita akan pulangkan berkasnya untuk diperbaiki,” katanya.

Sementara bagi DPRD yang dicalonkan oleh parpol yang berbeda dengan parpol yang diwakili pada pemilu terakhir wajib mengundurkan diri.

“Pengunduran diri wajib disampaikan kepada pimpinan parpol dan pimpinan DPRD. Jika berkas itu tidak ada maka kita tidak bisa menerimanya,” ucapnya.

Mengenai kemungkinan adanya DPRD yang akan mencalonkan dari parpol yang berbeda dari parpol sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekwan) Pematangsiantar, Wanden Siboro mengaku belum ada yang mengajukan.

“Hingga saat ini belum ada DPRD yang mengajukan pengunduran diri,” katanya.

Pengajuan bakal calon legislatif Pileg 2019, mulai tanggal 4 hingga 17 Juli 2018. (pam/esa)