Sebulan Berlalu, Oknum Polisi Tak Kembalikan Mobil Rental

Ilustrasi

MetroSiantar.com – Patar Parlindungan Hutapea (42) warga Jalan Musyawarah, Kelurahan Sukadame, Siantar Utara, melaporkan CFS, salah satu personel polisi yang bertugas di Polsek Siantar, karena tidak kunjung mengembalikan mobil rental.

Ditemui di Mapolresta Siantar, Senin (9/7), Patar terpaksa melaporkan kejadian tersebut karena CFS tidak dapat dihubungi. Sementara perjanjian antara keduanya, mobil dirental selama sebulan mulai tanggal 5 Juni hingga 5 Juli dengan harga Rp300 ribu per hari.

Dalam laporan korban No Pol : LP / 273 / VII/ 2018 / SU / STR, menyebut awalnya, terlapor CFS yang bermukim di seputaran Kelurahan Sumber Jaya, Siantar Martoba, meminjam mobil Daihatsu Xenia BK 1992 WU milik korban pada, Senin (4/6) lalu, dengan menghubungi kontak seluler pribadi korban. Selanjutnya, korban datang menemui CFS di kediamannya.

Setelah keduanya bertemu, kesepakatan rentalan dengan lepas kunci seharga Rp 300ribu/ per hari terjadi, dengan perjanjian maksimal sebulan pemakaian hingga pada, Kamis (5/7) akan dikembalikan. Namun, telah pada jatuh tempo yang sudah disepakati keduanya, korban menghubungi kontak pribadi CFS. Namun, nomor kontak CFS tidak aktif.

Tidak bisa dikontak melalui handphone, pelapor pun bergegas mendatangi kediaman CFS. Setiba di rumah CFS, dirinya tak menemui CFS. Ia pun menunggu beberapa hari, dengan harapan kontak pribadi CFS aktif kembali.

Nyatanya, terlapor tak dapat dijumpai hingga kini. Tak terima dengan kejadian tersebut, korban pun membuat pengaduan ke Mapolresta Siantar, berharap masalah ini diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Informasi kepolisian, menyebut jika kerugian korban ditaksir sebesar Rp174.500.000 dalam laporan resmi korban. Kasubbag Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom, Kamis (12/7) sore, membenarkan kejadian.

“Ia merupakan personel Polres Siantar. Tugas di salah satu Polsek kita,” kata Resbon.

“Saat ini masih, dia masih dalam pencarian. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara,”pungkas Resbon. (gid/esa)