Dokter Robertus Maulana Divonis 2 Tahun 10 Bulan

dr Robertus Maulana ketika di Persidangan Pengadilan Negeri Siantar

MetroSiantar.com – Majelis Hakim Fitta Sipayung menjatuhkan vonis selama 2 tahun 10 bulan penjara terhadap terdakwa dr Robertus, karena terbukti melakukan penggelapan dan penipuan. Putusan dibacakan di Pengadilan Negeri Siantar, Kamis ( 12/7).

Dalam vonis majelis hakim yang dibacakan oleh hakim ketua Fitta Sipayung didampingi oleh hakim anggota Simon Sitorus dan Iqbal, terdakwa telah terbukti melakukan penipuan dengan melanggar pasal 378 KUHPidana.

Putusan majelis hakim tersebut bahwa hanya dikurangi 2 bulan dari tuntutan jaksa Heri, yang sebelumnya menuntut 3 tahun penjara.
Setelah mendengarkan putusan majelis, dr Robertus menyatakan menerima putusan tersebut.

“Saya menerima putusan bu Hakim,” katanya.

Sementara pihak jaksa masih menyatakan pikir pikir.

Terungkap dalam persidangan, terdakwa melakukan penipuan terhadap Sariani Damanik, tepatnya pada tahun 2015 di Jalan Seram atas, tepatnya berada di Klinik Suaka Insani, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat.

Terdakwa bersama Ir Bondet Damanik menemui korban, untuk meminjam uang untuk keperluan rumah sakit terdakwa sebesar Rp100 juta. Oleh Notaris Robert Tampubolon, dibuat surat hutang.

Kemudian terdakwa kembali menemui korban untuk meminta tambahan pinjaman sebesar Rp650 juta dilakukan di kantor notaries. Perjanjiannya, terdakwa akan melakukan pembayaran secara cicilan.

Namun dalam perjalanannya, terdakwa tidak melakukan pembayaran. Terdakwa kemudian dilaporkan, dengan barang bukti surat pengakuan hutang tertanggal 4 Juni 2015 yang dikeluarkan oleh kantor Notaris Robert Tampubolon SH dan pengakuan hutang pada tanggal 15 Juni 2015. (ros/esa)