Banyak Pengusaha Tak Kontongi Izin, Satpol PP Periksa Izin Usaha dan Papan Nama Toko

Bagikan:
Personel Satpol PP Siantar dibantu aparat TNI dan Polri serta kejaksaan ketika memeriksa izin usaha di salah satu toko hanphone di Jalan Merdeka Siantar. (Patiar/Metro Siantar)

MetroSiantar.com – Selama tiga hari berturut-turut, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar pemeriksaan izin usaha, izin reklame jenis papan nama toko yang ada di Kota Pematangsiantar, khususnya di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka.

Hal ini ditegaskan Kepala Bidang Trantibum Satpol PP, didampingi Kasi Operasional Arfin Sinaga, Rabu (7/11). Arfin Sinaga mengatakan, pemeriksaan izin ini didasari adanya dugaan banyaknya kegiatan usaha tidak mengantongi izin. Termasuk dengan pemasangan reklame dan papan nama toko. Ada dugaan, dalam satu toko terpasang papan nama toko lebih dari satu. Sementara, yang resmi mendapat izin hanya satu. Hal ini rentan dilakukan pemilik toko maupun rekanan toko.

“Kita juga ingin memastikan apakah papan nama toko atau reklame yang di pasang itu selaras dengan izin yang dikeluarkan toko. Contohnya, soal ukuran dan jumlahnya. Kita lihat ada juga reklame atau papan nama toko di pasang oleh rekanan pemilik toko. Umumnya yang memasang itu adalah penjual seluler dan pulsa,” ucapnya.

Usai pendataan dilakukan, Satpol PP akan melayangkan surat peringatan bagi pengusaha yang melanggar ketentuan, dengan harapan ke depan pengusaha terkait melengkapi berkasnya dan membayarkan pajaknya sesuai ketentuan, agar rencana Pemko untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah tercapai.

“Apabila ditemukan papan nama toko tidak mengantongi izin, akan ditegur lewat surat peringatan agar ke depan mengurus atau memperpanjang izin. Kita menegur pemilik toko atau wajib pajak agar segera membayar pajak sesuai Perwa Nomor 11 Tahun 2014. Memang ada kendala dilapangan.¬†Dimana pemasang iklan yang bukan pemilik toko tidak meninggalkan fotocopy izin reklamenya,” terangnya.

Arfin Sinaga menerangkan, pihaknya memberikan waktu kepada pemilik toko untuk mengurus izin dan membayar pajak. Bahkan, diharapkan ke depan para pemilik toko meminta fotocopy izin reklame atau papan nama toko agar saat Satpol PP turun, dapat ditunjukkan. Semua ini untuk taat terhadap peraturan yang ada.

“Kita akan tetap menyurati untuk memastikan apakah benar asa izin. Jika memang ada izin silahkan ditunjukkan dengan waktu yang kita. Tetapi kalau tidak ada maka kita akan melayangkan surat teguran selanjutnya. Bahkan kita akan tetap mengeksekusi atau membongkar jika tidak ada izinnya,” jelasnya sembari menambahkan, bahwa¬†dalam pemeriksaan ini Satpol PP melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan, dan Kabag Hukum. (pam/ahu)

Bagikan: