80 Kali Kalah dalam Perkara, Hakim Ringankan Vonis dr Polentyno Girsang

Bagikan:
dr Polentyno Girsang saat mengikuti sidang putusan perkara pelanggaran ITE di PN Siantar, Kamis (8/11). (Patiar/Metro Siantar)

MetroSiantar.com – Ketua mejelis hakim Pengadilan Negeri Pematangsiantar Dewi Fitra Nasution didampingi dua hakim anggota Rismabarita dan Anna, menjatuhkan vonis terhadap dr Polentyno Girsang selama 6 bulan percobaan dan sekaligus tak bisa memposting hal-hal yang berkaitan dengan perkara yang menjerat terdakwa (perkara pelanggaran UU ITE).

Putusan ini dibacakan mejelis hakim, Kamis (8/11), di hadapan terdakwa didampingi penasehat hukum Maria Purba, dan Jaksa Penutun Umum (JPU) Rahmah H Sinaga. Lembaran perkara yang dibacakan hakim secara bergantian menyatakan, bahwa dr Polentyno Girsang terbukti bersalah sesuai unsur pelanggaran hukum yang didakwakan.

Dalam hal ini juga, dr Polentyno Girsang mendapat keringan hukuman antara lain, selalu bersikap sopan saat persidangan, kemudian dilihat dari usia yang sudah lanjut, dan dikarenakan dalam 80 kali diperhadapkan dengan perkara pidana, perdata serta laporan polisi selalu berada di pihak yang kalah.

Usai membacakan putusan ini, ketua majelis hakim Dewi Fitra Nasution memberikan kesempatan kepada JPU selama tujuh hari untuk melakukan banding, jika tidak berterima dengan putusan tersebut.

Mendengarkan pernyataan hakim ini, JPU Rahmah H Sinaga tidak memberikan jawaban. Namun, terlihat jaksa mangguk-mangguk. Usai hakim mengetuk palu pertanda siding dinyatakan berakhir, JPU langsung meninggalkan ruang sidang terlebih dahulu. Kemudian, dr Polentynio Girsang bersama penasehat hukumnya turut keluar. Terkait dengan putusan ini, dr Polentyno Girsang menerima putusan hakim tersebut. (pam/ahu)

Bagikan: