Mengaku Anggota TNI Ternyata Sudah Dipecat

Penyerahan kembali Budhi kepada Sat Res Narkoba Polres Simalungun.

MetroSiantar.com – Pria yang sempat diserahkan kepada pihak Den POM Pematangsiantar berinisial B, ternyata bukan anggota TNI lagi sejak Desember 2017. B kemudian diserahkan kembali kepada pihak Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun.

B bersama empat rekannya diamankan pada Selasa (16/1) sekira pukul 16.00 WIB, dari sebuah rumah milik RET di Jalan Kasad, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari. B awalnya mengaku sebagai oknum anggota TNI yang bertugas di Nias, diserahkan kembali kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, yang langsung diterima oleh Kasat Narkoba AKP Manaek S Ritonga SH bersama Tim penyidik Sat Res Narkoba di Aspol Polres Simalungun, Jalan Asahan, Kota Pematangsiantar.

“Yah, memang benar B sudah diserahkan ke kami, saat ini masih kita periksa di kantor. Kita akan lakukan pemeriksaan secara intensif dan mendalam untuk nantinya agar bisa kami lakukan pengembangan terhadap kasus tersebut”,ujar AKP Manaek S Ritonga SH kepada METRO SIANTAR, saat ditemui di Aspol Polres Simalungun Pematangsiantar, Kamis (18/1) sekira pukul 11.00 WIB.

Sementara pria berinisial S (45) warga Jalan Pesantren Darusalam, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, yang lebih dahulu diamankan, ternyata buronan dari Polsek Serbalawan atas kasus pencurian sepedamotor.

Setelah S tertangkapnya, terungkap kawanan pengedar, yang diantaranya melibatkan B serta 4 orang lainnya.

Diakui Manaek, kalau S yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama 5 orang lainnya, merupakan target operasi pihak Satuan Narkoba Polres Simalungun yang sangat licin saat hendak ditangkap oleh personelnya. “Makanya kita pancing keluar dia dari persembunyiannya, dan berbuah manis dengan terpancingnya dia dengan membawa narkoba jenis sabu-sabu”, terangnya.

Kanit Reskrim Polsek Serbalawan Ipda B Saragih mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian yang melibatkan S.
Iya benar memang dia orang yang kami cari selama ini dalam kasus curanmor yang terjadi diwilayah kami, ujar B Saragih. (adi/esa)