6 Ekor Lembu Bantuan dan 3 Kerbau Hilang

Edy Sugara Purba
Empat ekor kerbau yang tersisa di kandang Kelompok Tani Sahata, Huta Gaja Pokki, Nagori Urung Purba Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

MetroSiantar.com – Enam ekor lembu milik Kelompok Tani Sahata, Huta Gaja Pokki, Nagori Urung Purba Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun serta tiga kerbau milik warga hilang, Rabu (17/1) dini hari.

Lembu milik kelompok tani merupakan sebagian dari 10 ekor bantuan dari Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Utara yang diterima November 2017 lalu.

Gamot Dusun Gajapokki O Purba saat ditemui di kantor Pangulu Urung Purba, Kamis (18/1) pukul 10.00 WIB menceritakan, kehilangan lembu pertama kali diketahui oleh marga Sitinjak, orang yang biasa mengurus dan memberi makan lembu-lembu itu pada pada pagi hari.

Dalam kandang tersebut terdapat 10 ekor lembu, nyatanya pada hari Kamis (18/1) pagi sekira Pukul 06.30 WIB, Sitinjak hanya menjumpai 4 ekor lembu saja. Kemudian dia melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus kelompok dan warga lainnya kemudian diteruskan ke Pangulu setempat.

Warga lalu beramai-ramai berusaha mencari lembu-lembu yang hilang tersebut dengan cara mengikuti jejaknya, namun hasilnya nihil karena jejak berakhir pada sebuah tempat yang merupakan tempat ternak-ternak tersebut dinaikkan ke dalam sebuah kendaraan yang diperkirakan truk ukuran besar.

Pada saat warga sibuk meneliti jejak ternak-ternak tersebut LNainggolan, salah seorang warga setempat pergi untuk melihat keberadaan 3 ekor kerbaunya yang ditambatkan di sekitar areal persawahan, namun dia mendapati ternaknya tidak ada lagi di lokasi tersebut.

“Waktu saya mau turun ke bawah pun saya sudah sangsi karena banyak saya lihat jejak kaki kerbau saya itu mengarah ke atas. Sampai di bawah kerbau-kerbau itu tak ada lagi,” katanya lemas di kantor Pangulu Nagori Urung Purba.

Pangulu Nagori Urung Purba Halomoan Sinaga mengatakan masih menunggu laporan dari masyatakat.

Kita tunggu dulu manatau masih ada warga yang melapor kehilangan sebelum kita buat laporannya ke kantor polisi” katanya.

Dari amatan wartawan, kandang lembu tersebut hanya berjarak 400 meter dari jalan besar yang menghubungkan nagori Urung Purba dan Saribu Jandi. Ternak digiring dari kandang melewati perladangan warga sekitar sampai ke pinggir jalan dimana kendaraan sudah siap menunggu. Sementara lokasi 3 ekor kerbau milik LNainggolan berada agak jauh dari lokasi kandang lembu tersebut, kerbau juga digiring menuju tempat kendaraan pelaku untuk kemudian diangkut.

Masyarakat mencurigai ada orang dalam yang ikut terlibat dalam peristiwa ini.

Mana mungkin orang luar tahu seluk-beluk jalan di daerah perladangan kami ini. Apalagi lokasi kerbau itu juga agak jauh,” tutur seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan.

Kapolsek Purba AKP R Turnip, setelah menerima pengaduan dari anggota kelompok tani dan pangulu, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Seluruh anggota kelompok tani dikumpulkan untuk dimintai keterangannya. (sug/esa)

 

Loading...