Warga Simpang Raya Dasma Gelar Doa Bersama

Doa bersama warga Simapang Raya Dasma Kecamatan Panei, Jumat (16/2).

Mohon Keselamatan dan Panen Melimpah

MetroSiantar.com – Pengurus tiga denominasi gereja yang ada di Simpang Raya bersama penatua kampung memimpin doa bersama untuk keselamatan kampung, ternak dan panen hasil bumi yang melimpah, Jumat (16/2).

Kegiatan ini mendapat dukungan dari seluruh warga yang dibagi dalam Suhu Marga, diantaranya Raja Subba, Borbor, Lottung, Siraja Oloan, Parna, Silahisabungan, Toga Simamora, Naipospos, Silau Raja dan Sinaga. Hadir juga perangkat desa, petugas penyuluh lapangan (PPL) dan petugas pengairan.

Pdt Nerson Abadi Panggabaen dalam kotbahnya mengutip kitab Amos 5:5-6 mengatakan, hendak seluruh warga Simpang Raya Dasma semakin bersatu untuk melakukan hal-hal baik.

“Carilah Tuhan sebab dia selalu ada dimana-mana dan kemana-mana. Mencari hal-hal berharga di bumi, pada waktunya akan hilang,” katanya.

Ditambahkan Pendeta Nerson, kebersamaan yang ada harus dipupuk dan dipertahankan bersama agar warga Nagori Simpang Raya Dasma.

Sementara Pangulu Nagori Simpang Raya Dasma Pangihutan Sianipar SP dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada panitia yang telah menyelanggarakan doa bersama untuk keselamatan kampung, ternak dan panen di ladang dan di sawah. Kegiatan ini sebenarnya merupakan kegiatan yang sudah dilakukan orangtua sebelumnya, namun belakangan mulai terlupakan.

“Kita berharap seluruh warga kampung semakin bersatu untuk melakukan pekerjaan yang baik demi meningkatkan kebersamaan, kesejahteraan dan kenyamanan di kampung,” kata Pangihutan.

Pangihutan berharap, hasil ternak dan panen padi serta hasil plawija dan kebun semakin baik dan semakin meningkatkan kesejahteraan warga. Untuk profesi lain yang digeluti warga, termasuk aparatur, pedagang, karyawan, pelajar dan seluruh warga, semakin terberkati dan memperoleh kebaikan.

“Kami siap bekerjasama dengan seluruh warga untuk melakukan hal-hal yang berguna bagi peningkatan kesejahteraan bersama. Terkait air di sawah, kita akan melakukan gotongroyong dan tetap mengutamakan kebersamaan jika kondisi air sedang kekurangan,”katanya.

Acara doa bersama ini diisi juga dengan kata-kata sambutan dari penatua, perwakilan marga serta PPL dan petugas pengairan. (esa)