Kasus Kecelakaan Fia Ramadani Kembali Digelar

Personel Sat Lantas Polres Simalungun ketika memberikan keterangan saski di PN Simalungun.

Terdakwa Istri Avin Lehu Sempat Melarikan Diri

MetroSiantar.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Sipayung, didampingi Augus Sinaga menghadirkan saksi dari kepolisian untuk memberikan keterangan terhadap kasus kecelakaan lalulintas yang menimpa Fia Ramadani hingga menelan korban jiwa, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Simalungun, kemarin.

Dalam keterangannya, Bambang  yang bertugas di Sat Lantas Polres Simalungun menjelaskan, pada hari Selasa tanggal 05 Desember 2017 sekira pukul 17.00 WIB,  terdakwa dengan mengendarai mobil Honda BR-V BK 1164 NL berangkat dari Raya tujuan Tebing Tinggi, melalui jalan Pematang Siantar-Medan. Ketika berada di jalan umum Km 18-19 jurusan Pematang Siantar-Medan, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, terdakwa mengendarai mobil Honda BR-V BK 1164 NL dengan kecepatan kendaraan 80-100 Km/jam, dan berada di jalur Siantar tujuan Medan.

Dengan jarak 5-6 meter, di depan posisi mobil yang dikendarai terdakwa, melaju sepeda motor NMax BK 3035 WAF dikendarai korban Hanafia Batubara. Melihat sepeda motor itu,  terdakwa mendahuluinya sehingga sebagian body mobil terdakwa memasuki jalur yang berlawanan.

Tiba-tiba bus ukuran sedang datang dari arah berlawanan, dengan jarak  20-25 meter dari posisi kendaraan terdakwa. Tak plak, untuk menghindari laga kambing dengan bus tersebut, terdakwa banting stir ke kiri hingga menabrak sepeda motor korban. pengendara sepeda motor itupun terhempas ke aspal dan meninggal. Terdakwa sempat melarikan diri dan berhasil ditangkap polisi dari Mendailing Natal. Akibat perbuatan terdakwa melangar pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan. (ros)

Loading...