Forum Guru Honor Desak Pembayaran Gaji Tahun 2016

Forum Guru Honor Simalungun berorasi di Kantor DPRD Simalungun.

MetroSiantar.com –  Forum Guru Honor Simalungun mendesak DPRD Simalungun dan Pemkab Simalungun melalui Dinas Pendidikan segera membayar gaji mereka yang tertunggak periode Juli-Desember 2016.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di Kantor DPRD Simalungun, Forum Guru Honor ini juga mendesak agar segala bentuk pungutan liar terhadap guru honor, ditiadakan.

“Kami bekerja untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Kami butuh makan, termasuk keluarga kami,”kata perwakilan guru honor Jon Purba.

Mereka juga meminta Pemkab Simalungun segera membayar gaji periode Maret dan April 2018.

Rombongan ini, melalui perwakilannya, kemudian diterima Komisi IV DPRD Simalungun di ruang rapat Komisi IV.
Hadir anggota DPRD Komisi IV Umar Yani, serta beberapa anggota DPRD lainnya.

Sebelumnya massa mendatangi Kantor Bupati Simalungun dan Kantor Dinas Pendidikan, namun karena Kepala Dinas Pendidikan tidak berada di kantor, forum guru langsung ke Kantor DPRD Simalungun, yang bersamaan sedang menggelar sidang paripurna.

Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun Parsaulian Sinaga mengatakan, untuk gaji honor per Juli-Desember 2016, pada saat itu memang tidak dianggarkan termasuk dengan seluruh honor yang ada di Kabupaten Simalungun. Penganggaran untuk honor hanya untuk periode Januari-Juni.

“Untuk tahun 2018, masing-masing guru honor menerima Rp2 juta per bulan dan penggajiannya melalui transfer bank.

Untuk Januari sampai Maret sudah ditranfer, jika ada keterlambatan itu hanya karena pengaruh laporan dari kepala sekolah ke kordinator hingga ke Dinas Pendidikan,”kata Parsaulian Sinaga.

Dijelaskan Parsaulian, penggajian guru honor disesuaikan dengan laporan absen kerja guru yang disampaikan kepala sekolah. Untuk Kabupaten Simalungun tahun 2018, ada 1500 guru honor yang gajinya ditampung APBD tahun 2018. (esa)

Loading...