Dituduh Miliki Begu Ganjang, Wasda Nainggolan Diseret, Dipukul dan Diikat

Firma Simbolon
Rumah yang dirusak warga di Nagori Siatasan.

MetroSiantar.com – Wasda Nainggolan, pria yang berkunjung ke rumah Namborunya di Dusun Siatasan Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, diseret, dipukul dan diikat warga. Korban dituduh massa memiliki begu ganjang bersama Namboru yang dikunjunginya, Rabu (11/7) dini hari.

Bukan hanya menganiaya, Wasda warga Tanjung Priuk Jakarta Utara, massa membakar dua unit sepedamotor dan merusak dua unit rumah yakni milik Hasmaron Sidabutar dan Daniel Sidabutar.

Informasi dihimpun, setelah tiba Dusun Siatasan, malam sebelum kejadian, Selasa (10/7) sekira Pukul 23.00 WIB, Oknum Kepala Dusun berinisial JS mendatangi rumah Mak Meri. JS menanyakan siapa Wasda Nainggolan. Saat itu Wasda mengatakan bahwa yang punya rumah merupakan keluarganya yakni Namborunya.

Namun menurut cerita Wasda, JS mengatakan bahwa pemilik rumah itu menurut laporan masyarakat kepadanya, memelihara Begu Ganjang. Setelah bertanya, JS meninggalkan rumah korban.

Namun hanya berselang beberapa menit, massa mendatangi rumah Mak Meri mengajak pemilik rumah dan Wasda Nainggolan ke rumah marga Sitio, membicarakan isu terkait begu ganjang.

Setelah diinterogasi warga, Wasda Nainggolan kemudian kembali pulang ke rumah Namboru. Naas sesampai di rumah namborunya, warga kembali datang kerumah dan menyeret Wasda dari dalam rumah dan memukuli serta mengikatnya dengan tali.

Beruntung, polisi segera datang membawa korban ke Puskesmas Dolok Panribuan guna mendapatkan pengobatan.

Kapolsek Dolok Panribuan AKP Sabar Pinem mengatakan, pihaknya sedang memeriksa saksi-saksi yakni DS(40) dan AS (24). Keduanya merupakan warga dusun siatasan.

Sementara korban melaporkan DM(20) AM(24) dan MS(40), ketiganya juga merupakan warga Dusun Siatasan.
“Namun belum kita tetapkan sebagai tersangka karena kita masih periksa saksi saksi guna penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

2 Rumah Rusak, 2 Kreta Dibakar

Sabar Pinem menambahkan, setelah mendengar adanya laporan dari masyarakat pihaknya langsung ke TKP. Dan setelah dilakukan pengecekan, pihaknya menemukan 2 unit bangunan rumah permanen serta barang-barang yang ada di rumah, dua unit sepeda motor sudah dirusak oleh warga. Pemilik rumah dan sepeda motor tersebut yakni HS dan DS.

Pangulu Siatasan Mangaranap Simarmata mengatakan kejadian tersebut sudah diserahkan ke pihak kepolisian.

“Saya himbau kepada warga agar tetap tenang karena permasalahan ini sudah kita serahkan ke pihak kepolisian. Saya kurang tau apa penyebabnya dan korban Nainggolan bukan warga Siatasan,”katanya.

Dijelaskan Mangaranap, sesuai KTP, Wasda warga Tanjung Priuk Jakarta Utara.

“Katanya baru sehari dia disini tapi langsung kejadian. Soal isu pemilik rumah memelihara begu ganjang, saya kurang tahu pasti,”katanya. (fis/esa)