Sikat 3 Kreta dan 5 Mobil, Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor Terungkap

Aparat Polres Simalungun saat memberi keterangan pers

MetroSiantar.com – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Simalungun, berhasil mengungkap kawanan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah hukum Polres Simalungun. Pelaku berhasil menggasak 2 unit sepedamotor dan 3 unit mobil Mitsubishi L-300 ditemukan dalam keadaan tidak utuh, dan 2 unit mobil Mitsubishi L-300 yang dalam keadaan masih utuh. Seluruh kendaraan tersebut ‘dikumpulkan’ pelaku hanya dalam waktu hampir 2 bulan.

Menindaklanjuti dari adanya 5 laporan warga yang sudah melaporkannya ke pihak Polsek Perdagangan, Polsek Parapat dan Polsekta Tanah Jawa, Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Poltak YP Tambunan SIK langsung memerintahkan Unit Jatanras yang dipimpin Iptu Hengki Siahaan untuk mengungkap kasus yang sudah meresahkan masyarakat tersebut.

Cukup lama personel Unit Jatanras untuk mengungkap kasus tersebut, namun berkat kegigihannya dan kerjasama dengan masyarakat, titik terang pun sudah didapat tentang siapa para pelaku tersebut, dan Sabtu (28/7) sekira pukul 23.00 WIB, di Jalan Bali, Kota Pematangsiantar.

Lokasi yang didatangi polisi tersebut, diduga sebagai tempat persembunyian para pelaku. Saat hendak membekuk para pelaku tersebut, polisi sempat mengalami kesulitan hingga harus melepaskan tembakan ke udara agar para pelaku mau menyerah.

Dua pelaku, Jimmi Susanto (29) dan Berry Klinton Lubis (22) berhasil diamankan malam itu.

Setelah berhasil diamankan, kedua pelaku itu pun digelandang ke Mapolres Simalungun, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kedua pelaku pun mengakui perbuatannya dan menyebutkan bahwa dalam beraksi mereka bertiga, yakni bersama Ramadhan Sahputra, yang telah melarikan diri ke Pekan Baru. Selain itu juga mereka mengakui beberapa hasil curian mereka dijual kepada Sugeng.

Mendapatkan informasi tersebut, Unit Jatanras pun langaung melakukan pengembangan, dan berhasil mengamankan Sugeng dan menyita barang bukti berupa, mobil Mitsubishi L-300 milik korban Ramlan Sibarani, warga Huta Cinta Raja, Pasar II, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, yang sudah dalam keadaan dicincang oleh pelaku Sugeng, yang berperan sebagai penadah hasil pencurian tersebut.

Selanjutnya, polisi kembali melakukan pengembangan dengan mengejar pelaku Ramadhan Saputra (30) warga Pekan Baru, yang merupakan bagian kawanan dari Jimmi Susanto dan Berry Klinton Lubis dalam mengeksekusi setiap pencurian, dan juga berperan menjual barang curiannya ke Duri, Pekan Baru.

Tak mau berhenti sampai disitu, polisi kembali menginterogasi pelaku Ramadhan Saputra, hasilnya didapat polisi bahwa hasil curiannya dijual kepada orang yang bernama Sugondo (33), yang juga berhasil dibekuk dari rumahnya, Jalan Lintas Umum, Km VIII, Jurusan Riau Bagan Batu. Dari pelaku Sugondo, polisi menemukan barang bukti sisa-sisa pemotongan mobil Mitsubishi L-300, yang merupakan hasil curian dari Pematangsiantar.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polres Simalungun juga berhasil mengungkap kasus yang sama yang terjadi di wilayah hukum Polres Simalungun, yakni 2 kasus pencurian mobil Mitsubishi L-300 sesuai dengan LP/250/VII/2018/SU-STR tertanggal 20 Juni 2018 dengan TKP di Jalan Pattimura Belakang Paradep Taxi, dan LP/a/285/VI/2018/SU/STR tertanggal 13 Juli 2018 dengan TKP Jalan Melati Pematangsiantar, dan saat ini sudah dalam penanganan pihak Satreskrim Polres Pematangsiantar.

Lebih lanjut, kepada tersangka Jimmy Susanto, Berry Klinton Lubis, dan Ramadhan Saputra, polisi menyangkakan pasal 363, ayat (1) ke-3e, 4e, Jo Pasal 65 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Namun untuk tersangka Ramadhan Saputra saat ini telah ditahan di Polres Pematangsiantar, dalam kasus yang sama yang TKP-nya diwilayah hukum Polres Pematangsiantar. Sedangkan untuk tersangka Sugeng disangkakan kepada pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Dan terhadap tersangka Sugondo diprasangkakan kepada pasal 481 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (adi/esa)