Musdes RKP 2019 Desa Sibaganding: Masalah Kekeringan Jadi Skala Prioritas

Ramsiana
Musdes yang digelar untuk membahas rencana kerja pemerintah 2019 Desa Sibaganding.

MetroSiantar.com – Kemarau panjang yang melanda Desa Sibaganding mengakibatkan warga Dusun Tanjung Dolok kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini terungkap dalam musyawarah desa (Musdes) saat membahas rencana kerja pemerintahan (RKP) 2019, Desa Sibaganding, Jumat (10/8).

Robinson Sinaga (64) warga dusun Tanjung Dolok mengatakan, setiap kali musim kemarau datang, semua warga kesulitan mendapatkan air bersih. Sebanyak 18 kepala keluarga dan satu sekolah dasar (SD), terpaksa mengambil air dari sungai sejauh satu kilometer. Kesulitan ini telah mereka alami setelah minggu pertama musim kemarau.

“Kini kami sudah dua bulan kesulitan air, terpaksa mengambil air dari sungai sejauh satu kilometer, biasanya kami bawa pakai jeregen,” ujar Sinaga. Kesulitan mendapatkan air mereka alami, akibat sumber air berupa umbul yang menjadi sumber air bersih satu-satunya di Dusun Tanjung Dolok mengalami kekeringan.

Lewat Musdes RKP 2019 ini, Rabinsin Sinaga bersama warga dusun lainnya mengharapkan agar sebagian dari dana desa dialokasikan untuk membangun umbul, dan bak penampungan air. Harapannya, warga akan terbesas dari kesulitan air jika musim kemarau tahun depan mendatang.

Dari hasil Musdes, akhirnya disepakati bahwa pembangunan umbul dan pembangunan bak menjadi program prioritas dana desa tahun depan. Kepala Desa Sibaganding Martno Bakara memastikan akan menampung dan menjadikannya program prioritas.

“Akan kita perbaiki umbulnya dan bangun bak penampungan, kita akan melakukannya secara gotong royong,” ujar Martno. Camat Girsang Sipangan Bolon yang diwakili Kasi Trantib Nelson Sinaga mengimbau, peserta agar menetapkan program pilihan dana desa mengacu pada kebutuhan utama, dan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi warga Sibaganding.

“Dari sekian banyak program usulan ini, tolong ditetapkan yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi. Pembangunan harus tepat sasaran dan dapat dinikmati warga secara keseluruhan,” Pungkas Nelson. Turut hadir dalam Musdes ini pendamping desa Nelson Nainggolan, Sintong Manurung dan PLD Bando Simbolon. (ana/ahu)