Rest Area Tiga Runggu Diharapkan Sentra IKM Hiou Simalungun

Bupati Simalungun DR JR Saragih saat meninjau industri IKM berupa penenunan hiou/ulos.

MetroSiantar.com – Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM mengatakan, kehadiran rest area di Kabupaten Simalungun diharapkan dapat meningkatkan perekonomian insan Indutri Kecil dan Menengah (IKM), dengan memanfaatkan lokasi rest area sebagai lokasi promosi hasil produk IKM kepada masyarakat luas.

“Rest area ini juga diharapkan menjadi sentra IKM Hiou Simalungun, dan produk lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing IKM,” kata Bupati di acara Launching showroom kerajinan produk industri kecil dan menengah (IKM) dan Rest Area di Tiga Runggu, Kecamatan Purba, Jumat (10/8).

Bupati berpesan kepada para pelaku industri IKM, perlu adanya penyesuaian mutu produk terhadap keinginan konsumen sesuai dengan mutu produk industi besar. Penyajian dan juga penyaji produk IKM haruslah menjalani pelatihan, cara melayani yang baik, etika disiplin, kebersihan dan higienis dari produk tersebut. “Bahasa promosi haruslah sama dengan mutu produk untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan
konsumen,” ujarnya.

Selanjutnya, bupati juga berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan dan mempromosikan kepada masyarakat luas keberadaan rest area tersebut. “Bagi masyarakat yang memiliki produk IKM boleh menitipkan produknya kepada Dinas Perindag d itempat ini untuk dijual dan dipromosikan kepada masyarakat luas,” tuturnya.

Usai acara, bupati bersama sekretaris daerah, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun meninjau industri IKM berupa penenunan hiou/ulos, pembuatan batik tulis, seni ukir, serta kuliner khas Simalungun berupa dayok nabinatur, nitak dan kuliner lainnya. Dalam kesempatan ini, bupati juga membeli beberapa hasil produk IKM dan kuliner yang ditampilkan.

Showroom kerajinan produk IKM dan rest area dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, diperuntukan sebagai tempat persinggahan bagi para wisatawan yang berkunjung ke berbagai lokasi pariwisata yang ada di Simalungun. Showroom kerajinan produk IKM dan rest area berada di lokasi yang strategis, berada di jalan lintas antar provinsi yang menghubungkan Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Karo, diharapkan dapat menjadi tempat bagi para pengunjung untuk beristirahat dalam perjalanan, sekaligus berbelanja dan mengenal hasil IKM dari Simalungun.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindag, Harmedin Sinaga dalam laporannya menyampaikan, pembangunan rest area yang diberi nama ‘Parsaranan Na Bujur’ ini bertujuan untuk menampung dan memamerkan hasil kerajinan berupa ulos, batik, seni ukir, kuliner dan berbagai kerajinan lainnya kepada masyarakat luas. “Dengan kehadiran rest area ini diharapkan masyarakat luas dapat lebih mengenal industri kerajinan serta budaya Simalungun lebih dalam lagi,” ujarnya. (rel/ahu)