Tes Kesehatan Paslon Pilkada Sumut 50 Dokter Spesialis Dilibatkan

Istimewa
Tiga pasangan calon Gubsu saat akan mengikuti tes kesehatan.

MetroSiantar.com – Sekira 50 dokter spesialis dilibatkan melakukan pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumut 2018.

“Ada sekitar 50 dokter spesialis dilibatkan. Pemeriksaan juga ditambah dokter umum sebagai pendukung, paramedis dan petugas keamanan,” kata Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL, Kamis (11/1).

Diutarakannya, pemeriksaan dilakukan di Gedung Paviliun Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan. Pemeriksaan dimulai pada Kamis hingga Senin (11-14/1/2018).

“Dipilih RSUP Haji Adam Malik karena pada peraturan KPU disebutkan rumah sakit Kelas A. Jadi, satu-satunya di Sumut tidak ada pilihan lain,” ucap Ramlan.

Dijelaskannya, pemeriksaan terdiri dari beberapa tahapan di antaranya pemeriksaan standar, mata, pendengaran, penciuman, urologi, bedah, jantung dan pemeriksaan penunjang seperti treatment Electro Kardio Gram (EKG).

“Pemeriksaan kesehatan tersebut berbeda dengan 5 tahun lalu. Sesuai Peraturan KPU yang baru pada Desember Tahun 2017 disebutkan ada keterlibatan dari pemeriksaan psikologi oleh Perhimpunan Psikologi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bebas narkoba,” sebut Ramlan.

Mengenai standarnya, lanjut Ramlan, sudah ditentukan oleh Pengurus Besar (PB) IDI dengan KPU Pusat.

“Sudah ada batasan-batasan yang dinyatakan memenuhi syarat kesehatan atau tidak mampu secara kesehatan. Prediksi tersebut untuk lima tahun ke depan,” ungkap dia.

Ia menyebutkan, pemeriksaan kesehatan tidak dapat menampung sekaligus. Artinya, dibagi dua untuk cagub dan cawagub pada 11-12 Januari. Sedangkan, cabup dan cawabup 13-14 Januari.

“Pemeriksaan kesehatan untuk tanggal 11 Januari fokus pada psikologi sekaligus tes jantung. Sedangkan, pemeriksaan tanggal 12 untuk darah, urine (oleh BNN), penyakit dalam dan kesehatan jiwa,” terangnya.

Diketahui, pada Pilgubsu 2018 ada tiga pasangan calon yang mendaftarkan diri ke KPU Sumut. Antara lain, Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah, JR Saragih-Ance Selian dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Tengku Erry Gagal Bertarung di Pilgubsu Papan Bunga Banjiri Kantor Gubernur Sumut

Puluhan papan bunga memenuhi Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, sekitaran Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (11/1/2018).

Dari kalimat yang tertera di papan bunga tersebut adalah bentuk dukungan untuk Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi yang gagal bertarung di Pilkada Sumut 2018.

Papan bunga itu berada di halaman, trotoar juga seberang Kantor Gubernur. We love you Paten (Pak Tengku Erry) “, “Kami Bersamamu” adalah beberapa tulisan di papan bunga tersebut.

Pemandangan ini menarik perhatian pengendara dan pejalan kaki yang lalu lalang di lokasi. Beberapa warga juga tampak turun dan mengabadikan momen ini.

Seperti diketahui, Tengku Erry Nuradi, petahana yang gagal menjadi bakal calon Gubernur 2018, setelah partai yang menaunginya Nasional Demokrat (Nasdem) mengalihkan dukungan kepada yang bukan kadernya yaitu pasangan Eddy Rahmayadi dan Ijeck.

Padahal, Tengku Erry adalah Ketua DPW Nasdem Sumut. Nasdem pun ikut dalam koalisi dengan Gerindra, PKS, PAN, Golkar dan Hanura. (ps/esa)

Loading...