Masuk Kerja Bayar Rp3,5 Juta, tapi Tak Digaji

Robi Prayoga dan Agung Setiawan

MetroSiantar.com – Sungguh kasihan nasib Robi Prayoga (18) dan Agung Setiawan (18). Dua pemuda asal Jalan Pantai Labu, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara ini tak lagi bekerja sebagai tenaga satuan pengamanan (satpam) di salah satu hotel kawasan Jalan Abdullah Lubis, Medan.

Pasalnya, mereka tak digaji oleh perusahaan outsourching yang menempatkan mereka di hotel tersebut. Padahal, sesuai kontrak mereka bekerja selama tiga bulan dan akan digaji Rp1,5 juta per bulan.

Ceritanya, sekitar tiga bulan lalu mereka melamar dan diterima bekerja menjadi satpam melalui perusahaan outsourching berinisial SIM. “Kami masuk ke perusahaan outsourching satpam itu bayar Rp3,5 juta. Setelah itu, kami ditempatkan di hotel (kawasan Jalan Abdullah Lubis, Medan),” ujar Agung saat ditemui di Medan, kemarin.

Namun setelah tiga bulan bekerja, keduanya tidak digaji. Mereka mengaku, gajinya tidak dibayar oleh outsourching.

“Waktu kami tanya ke pihak hotel, katanya sudah dibayar gaji kami. Begitu kami tanya ke outsorching, alasan mereka gaji kami sudah dibayarkan untuk utang perusahaan,” sebutnya.

Menurutnya, pihak outsourching tersebut beralasan bahwa gaji mereka berasal dari hutang pihak perusahaan pada pihak ketiga. Sehingga, gaji mereka yang dua bulan belum dibayar, diputar perusahaan membayar utang sebelumnya.

“Jelas kami kecewa, sudah masuknya bayar tapi tak digaji. Selain kami, ada juga beberapa satpam lain yang belum digaji,” ucapnya. Sementara, pihak outsourching SIM yang dikonfirmasi via seluler yang diberikan oleh kedua satpam ini tak merespon. Nomor ponsel yang dihubungi tak ada yang menjawab. (ps)