Tabrakan Beruntun 5 Orang Terluka

Sepeda motor tampak ringset akibat tabrakan

MetroSiantar.com – Sedikitnya 5 orang terluka akibat tabrakkan beruntun yang terjadi, Selasa (13/3) sekira Pukul 05.00 WIB, di Jalan Umum Km 6-7, Jurusan Pematangsiantar-Perdagangan, tepatnya di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar.

Kecelakaan tabrakan beruntun yang melibatkan satu unit sepedamotor Suzuki Shogun BK 2234 SW, yang dikemudikan oleh M Yudha Jumhari Purba (21) yang berboncengan dengan Kurnia (53), warga Huta IIIA, Nagori Margo Mulyo, Kecamatan Gunung Malela, kemudian Betor Honda Revo BK 4560 WT, yang dikemudikan oleh Renato Simbolon (55) warga Huta Korem Luar, Nagori Mekar Bahalat, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, dan Mobil Daihatsu Zebra BK 861 TM, yang dikemudikan oleh Jannus Johannes Siallagan (24) warga Jalan Kedondong I, Perumnas Batu VI, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Unit Laka Lantas Satlantas Polres Simalungun menyebutkan bahwa diduga kejadian tersebut berawal saat sepedamotor Suzuki Shogun BK 2234 SW itu melaju dari arah Perdagangan menuju kearah Pematangsiantar melaju tidak memperhatikan kendaraan Betor Honda Revo BK 4560 WT yang berada didepannya, hingga menabrak Betor tersebut. Akibatnya, Betor yang tertabrak tersebut diduga hilang kendali hingga mengarah ke arah kanan searah perjalanannya, yang pada saat bersamaan muncul dari arah berlawanan mobil Daihatsu Zebra BK 861 TM , hingga tabrakan pun kembali terjadi.

Akibat tabrakan beruntun tersebut M Yudha Jumhari Purba (21), Kurnia (53), Renato Simbolon (55), dan penumpang mobil Daihatsu Zebra Juriah Napitupulu (70) dan Martina Silaen (31), harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat luka-luka yang diderita mereka.

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Hendri ND Barus SH SIK melalui Kanit Laka Lantas Ipda Jonni FH Sinaga membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh pihaknya. Dan barang bukti pun sudah diamankan oleh pihaknya. (adi/esa)