Jari Kepling Nyaris Putus Ditebas Terduga Teroris

Polisi berjaga di RSUD Dr Mansyur Kota Tanjungbalai tempat seorang kepala lingkungan yang dibacok oleh terduga teroris.

MetroSiantar.com – Jari tangan Kepala Lingkungan (Kepling) Kelurahan Beting Kuala Kapias Kecamatan Teluk Nibung Athan Syafii (50), nyaris putus ditebas terduga teroris yang ditangkap di Jalan Letjen Suprapto Tanjungbalai.

Athan dibacok oleh terduga teroris dengan sebilah parang saat ia mendampingi tim yang melakukan penangkapan yang disebut-sebut sebagai Densus 88, Selasa (15/5) sekitar pukul 16.30 WIB yang ketika itu melakukan penggeledahan.

Dari informasi dihimpun, ketika Athan diserang, petugas lalu mengambil tindakan tegas dengan menembak bagian belakang terduga teroris. Hanya saja, hingga kini tak satu pihak terkait bersedia memberikan komentar atas peristiwa tersebut.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Abdi Nusa langsung membesuk korban di Ruang Dahlia RSUD Dr Mansyur Kota Tanjungbalai, Selasa (15/5) malam. Dia mengatakan kondisi Athan kini sudah ditangani secara intensif oleh tim medis.

“Tiga jari korban nyaris putus akibat menepis parang yang hendak diayunkan terduga teroris saat hendak diamankan,” kata Sekda, saat ditemui sejumlah wartawan usai membesuk korban.

Menurut Sekda, kondisi korban mulai membaik setelah mendapat perawatan medis dari pihak rumah sakit. “Alhamdulillah, kondisi korban sudah mulai membaik, kita doa kan saja ya,” kata Abdi Nusa sembari berlalu.

Sementara itu, ruangan tempat korban dirawat tampak dijaga ketat oleh sejumlah personel Polres Tanjungbalai. Setiap orang yang ingin melihat kondisi kepling tersebut diawasi dan tak dibiarkan mendekat ke ruangan tersebut.

Sayang, Kabid Humas Polda Sumut belum mau memberikan komentar resmi terkait penangkapan terduga teroris yang terjadi di Tanjungbalai. (bens/mag01/des/jpnn)