Libur Lebaran OPD dan Camat Tidak Boleh Tinggalkan Tugas

Perdana Ramadhan
Wakil Bupati Asahan H Surta BSc saat memimpin dan melihat kesiapan tim siaga terpadu.

MetroSiantar.com – Meski cuti bersama dan libur Lebaran bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) cukup panjang, namun untuk para camat di wilayah Kabupaten Asahan diimbau agar standby di tempat tugas selama Lebaran.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Asahan H Surya B Sc pada apel siaga terpadu, Senin (11/6).

Setiap tahun pada akhir bulan Ramadan menjelang Idul Fitri, Pemkab Asahan selalu menggelar posko pengamanan terpadu yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengamanan pengendalian dan pencegahan hal-hal yang memungkinkan terjadinya bencana alam, kesalahan manusia maupun kecelakaan lalulintas serta hal yang berkaitan dengan keamanan.

“Oleh karena itu, saya berharap kepada petugas posko, pejabat OPD dan camat agar standby dan berlebaran di wilayahnya bersama masyarakat,” sebut Wabup.

Khusus kepada camat, kata Wabup, sebagai orang nomor satu di kecamatan, sudah seharusnya camat hadir bersama masyarakat di hari kemenangan. Selain itu, camat juga bisa selalu memantau kondisi di wilayahnya terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi sebelum hingga seusai Lebaran.

“Namun jika ada camat yang memang harus meninggalkan wilayahnya dengan alasan tertentu, silahkan cari ganti atau berikan tugas yang seharusnya diemban kepada pejabat sementara. Baik sekretaris camat (Sekcam) maupun pejabat lain sesuai jenjang yang ada,” ujarnya.

Pasalnya momentum cuti bersama yang cukup panjang ini juga menjadi momentum menjalin silaturahmi dengan keluarga, terutama camat yang masih punya orangtua.

“Kalau memang ada yang harus meninggalkan tempat tugas dengan alasan silaturahmi kepada keluarga khususnya menemui orangtua, silahkan. Tapi cari pengganti atau berikan tugas kepada pejabat yang ada,” tegasnya.

Di samping itu, wabup juga meminta setiap camat dan perangkatnya untuk peka terhadap kondisi di wilayahnya. Begitu juga dengan meningkatkan koordinasi dengan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) agar pelaksanaan Idul Fitri berjalan lancar.

Apel siaga terpadu selain dihadiri para camat dan lurah juga termasuk dokter , dinas kesehatan, dinas perhubungan, relawan satgas bencana (Tagana) beserta dinas terkait.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan enam unit becak bermotor pengangkut sampah dan satu unit mobil truk sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup. (Per)